Penjual Batik di Sragen yang Akrab dengan Masyarakat Ini Ternyata Ditangkap Densus 88

Teroris
Ilustrasi terorisme
  • Bagikan

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS Warga Dukuh Jati, Desa Pilang, Masaran, Sragen dibuat terhenyak dan terheran-heran.

Pasalnya, warga mereka berinisial M (30) yang berprofesi sebagai penjual batik online, tahu-tahu ditangkap petugas Densus 88 karena diduga sebagai teroris.

Padahal, M dikenal oleh masyarakat sekitar sebagai pribadi yang baik kepada masyarakat. Sosialisasi kepada masyarakat juga bagus.

“Kesehariannya jualan batik online. Selebihnya paling mengisi pengajian di pondok. Kalau yang lain kami kurang tahu,” papar Kadus Pilang, Endro Susilo kepada wartawan, Jumat (13/7/2021).

Baca Juga :  Kabar Gembira, Polsek Gondang Sragen Gelar Vaksinasi Covid-19 Gratis Dengan Kuota 1.200 Dosis

Endro menguraikan M diketahui tinggal di Pilang sudah sekitar 5 tahun. Warga sama sekali tak mengira karena selama ini keseharian M tidak ada yang mencurigakan.

“Dia keseharian orangnya baik. Kalau misalnya ke masyarakat gotong-royong juga aktif. Pertemuan RT juga aktif, kerja bakti juga ikut,” ujar Endro.

Baca Juga :  Baru Capai 40 Persen, Pemkab Sukoharjo Akhirnya Genjot Vaksinasi Covid-19

Saat menggeledah rumah kontrakan M, Endro turut ditunjuk sebagai saksi. Menurutnya, ada sejumlah barang bukti yang diamankan petugas dalam penggeledahan tersebut.

“Saya sama pemilik rumah jadi saksi. Yang dibawa petugas cuma dua laptop, dua handphone, flashdisk, buku tabungan sama semacam mainan anak elektronik,” terangnya.

Baca Juga :  Digasak Truk di Jalan Solo-Sragen, 2 Pemotor Dikabarkan Tewas Mengenaskan

Tim Densus Anti teror 88 menangkap seorang terduga teroris di Dukuh Jati, Desa Pilang, Kecamatan Masaran, Sragen, Jumat (13/8/2021).

Terduga teroris asal Desa Pilang itu diketahui berinisial M (30). Pria itu diamankan dalam sebuah penggerebekan tadi pagi sekitar pukul 05.30 WIB.

Halaman:
1   2   Show All

  • Bagikan