Mendagri Minta Daerah Tak Gelar Pilkades Selama PPKM Semua Level

1408 Pilkades
Ilustrasi Pilkades / tribunnews
  • Bagikan

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS Menteri Dalam Negeri (Mendagri) meminta daerah tidak menggelar Pilkades selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di semua level.

Hal itu dituangkan dalam surat edaran yang diterbitkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang saat ini mengalami kekosongan akibat Kadesnya meninggal dunia.

Demikian disampaikan Kabag Pemerintahan Desa Setda Sragen, Rina Wijaya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (13/8/2021).

Ia mengatakan saat ini di Sragen ada 6 desa yang mengalami kekosongan jabatan Kades karena kades definitif meninggal.

Baca Juga :  Pria Asal Sragen Ini Mencangkul Mobil Tetangga, Lalu Membakarnya Hingga Ludes Tinggal Kerangka. Ternyata Ini Sebabnya

Meski secara aturan, enam bulan harus ada pejabat baru (Kades), namun aturan tersebut dipastikan tak bisa diberlakukan di masa pandemi saat ini.

“Aturannya memang 6 bulan harus ada pejabat baru. Tapi sesuai surat dari Mendagri, tidak bisa digelar Pilkades selama PPKM. Baik itu level 1 sampai 4. Sehingga Pilkades maupun PAW ya terpaksa harus ditunda,” paparnya.

Rina menjelaskan penundaan Pilkades maupun PAW akan dilakukan sampai masa PPKM selesai. Pihaknya belum bisa memastikan atau memprediksi karena penerapan PPKM merupakan kewenangan pusat.

Baca Juga :  Tak Kuat Nanjak, Truk Tronton Penuh Semen Ngglondor dan Menimpa Panther di Mondokan, Sragen

Meski demikian, pelaksanaan roda pemerintahan di enam desa itu dipastikan tetap berjalan normal. Sebab Pemkab langsung menunjuk Penjabat (PJ) Kades sesaat setelah terjadi kekosongan.

“Langsung diampu oleh PJ. Jadi begitu ada kekosongan, langsung proses rapat BPD, pengusulan PJ dan dinaikkan ke Bupati melalui Camat,” terangnya.

Ia menegaskan tidak ada niatan Pemkab menunda pelaksanaan Pilkades. Hal itu lebih karena situasi pandemi dan adanya edaran dari Kemendagri.

Jika PPKM sudah selesai, nantinya akan segera digelar Pilkades PAW. Ia menyebut dari enam desa itu, Desa Jenggrik terbilang paling lama terjadi kekosongan.

Baca Juga :  Kasus Positif Covid-19 Menurun, Pemkab Sragen Tak Buru-buru Buka Objek Wisata

Sempat hendak digelar Pilkades PAW akhir 2020, tapi kemudian ditunda karena ada Pilkada serentak. Usai Pilkada, rencana Pilkades di desa itu kembali harus diurungkan menyusul terbitnya edaran Kemendagri.

“Padahal sebenarnya sudah siap-siap. Tapi mau bagaimana lagi, aturan dari Kemendagri memang seperti itu. Daerah kan hanya menjalankan saja,” tandas Rina.

Halaman:
1   2   Show All

  • Bagikan