GROBOGAN.NEWS Solo

Satgas Covid-19 Desa Gawan Gencarkan Patroli Prokes di Masyarakat

Satgas Covid-19 Desa Gawan, Tanon saat memberikan imbauan kepada warga yang masih berkerumun di warung, Rabu (30/7/2021) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS Satgas Covid-19 Desa Gawan, Kecamatan Tanon, Sragen kian menggencarkan patroli protokol kesehatan di tengah masyarakat.

Hal itu dilakukan, menyusul status zona merah yang disandang oleh kabupaten Sragen dan adanya PPKM Darurat.

Tim Satgas di desa itu langsung terjun menggencarkan patroli ke masyarakat dengan mendatangi lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi kerumunan.

Patroli digelar Rabu (30/6/2021) malam dipimpin Kades Sutrisna dan Ketua Satgas Covid-19, Sugiyanto Jhon.

Tim berkeliling memberikan pengarahan dan imbauan kepada warga untuk tidak berkerumun dan menaati protokol kesehatan dengan 5 M.

Tim sempat menemukan beberapa kerumunan warga di warung-warung tepi jalan raya Gawan dan di jalan desa. Mereka langsung diberikan pengarahan untuk menjaga jarak untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  PPKM Level 4 di Sukoharjo Belum Berdampak Signifikan, Kasus Positif Covid-19 dan Kasus Meninggal Masih Terus Bertambah

Kades Gawan, Sutrisna mengatakan patroli itu digelar untuk menggugah kesadaran masyarakat agar mematuhi prokes. Apalagi saat ini Sragen masuk zona merah dan angka kasus masih meningkat.

“Kami memang meminta Satgas Desa sebagai garda terdepan untuk terus memberikan sosialisasi ke masyarakat. Agar mereka menaati prokes. Malam ini kita memberikan pengarahan ke warga yang masih berkerumun agar menjaga jarak,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Kades juga sempat membagi pengalaman pribadinya yang pernah terpapar dan 19 hari dirawat di rumah sakit. Ia mengatakan bahwa virus Covid-19 benar-benar ada dan berbahaya.

Karenanya masyarakat harus mematuhi prokes agar terhindar dari virus tersebut. Pengalaman itu disampaikan untuk memberikan pemahaman sekaligus memotivasi agar waspada.

Baca Juga :  Kebakaran Lalap Rumah di Tawangsari Sukoharjo, Kerugian Capai Rp 2 Miliar

“Lalu bagi yang terpapar, harus diberi motivasi dan diberi semangat. Karena kunci kesembuhan itu sebenarnya dari diri sendiri. Harus kuat dan tabah, jangan down mentalnya nanti imun malah menurun. Sekali lagi, kami menyampaikan bahwa Covid-19 itu benar-benar ada. Kalau ada orang yang tidak percaya corona berarti orang bodoh,” tukasnya.

Pelaksanaan patroli yang dimulai pukul 20.00 WIB itu juga melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Gawan Serka Nawan dan Babinsa Koptu Swit Defi Ronald.

Sementara, Ketua Satgas Covid-19 Desa Gawan, Sugiyanto Jhon mengatakan patroli itu digelar untuk mendisplinkan warga agar mematuhi prokes.

Sebab di situasi zona merah saat ini, hanya prokes ketat yang bisa mencegah dan memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Baca Juga :  Ratusan Warga Gesi, Sragen Desak TPA Tanggan Ditutup

Jhon yang ditunjuk menggantikan Ketua Satgas sebelumnya, Warli Saputro itu menyampaikan patroli serupa akan terus digencarkan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Desa Gawan.

Dalam patroli itu, tim sempat memberikan pembinaan dan pengarahan kepada warga yang kepergok masih berkerumun. Jika ke depan masih nekat, maka Satgas tidak segan untuk melakukan swab antigen ke mereka.

“Karena kerumunan sangat berpotensi terjadi penyebaran virus. Makanya ini sudah kami berikan pemberitahuan, kalau nanti tidak mau manut saran untuk prokes, ya akan kita swab antigen,” tandasnya. Wardoyo

Berita ini sudah dimuat di https://joglosemarnews.com/2021/07/datangi-sejumlah-kerumunan-satgas-covid-19-gawan-sragen-ancam-swab-antigen-warga-yang-nekat-abaikan-prokes-kades-ingatkan-virus-covid-19-sangat-berbahaya/