GROBOGAN.NEWS Solo

Sejumlah Warga di 2 Kecamatan di Sukoharjo Terpapar Covid-19. Diduga Sebelumnya Ada Kontak dengan Warga Kudus

Ilustrasi Covid-19. Foto : Istimewa

SUKOHARJO, GROBOGAN.NEWS Diam-diam, di Sukoharjo muncul kasus positif Covid-19 yang sebelumnya memiliki kontak dengan penduduk di Kudus.

Hal itu terjadi pada sejumlah warga di dua kecamatan di Sukoharjo. Apakah Klaster Kudus sudah sampai ke Sukoharjo?

Informasi dari Juru Bicara Satgas Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, memang ada kasus di dua kecamatan. Meliputi Kecamatan Nguter dan Mojolaban. Ini terjadi pada acara hajatan.

Baca Juga :  10 Hari Sakit Tak Ada yang Merawat, Pria Warga Ngrampal Sragen Ini Ditemukan Tewas di Rumahnya Tepat di Hari Idul Adha

Saat ini, pihaknya tengah menelusuri penularan kasus Covid-19 ini. Ini lantaran, ada keterkaitan warga Kudus dalam dua kasus hajatan tersebut.

Menurut dia kasus di Kecamatan Nguter itu awalnya jagong ke Kudus. Kalau yang di Mojolaban itu kedatangan tamu dari Kudus.

Baca Juga :  Wah, Sekitar 200 Warga Sragen Menghindar dari Kewajiban Vaksin. Satpol PP Terpaksa Blusukan untuk Menjemput

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, tiga orang terkonfirmasi positif. Meliputi, dua orang dari Kecamatan Nguter, dan satu orang dari Kecamatan Mojolaban,” kata dia, Selasa (15/6/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Sukoharjo ini menerangkan, usai melakukan kontak, mereka muncul gejala COVID-19. Selanjutnya langsung dilakukan pemeriksaan tes. Dari hasil pemeriksaan, ketiga orang tersebut dinyatakan terkonfirmasi positif terpapar virus Corona.

Baca Juga :  Lawan Lewat Kasasi di MA, Terdakwa Kasus Korupsi Eks Dirut RSUD Sragen Dapat Pengurangan Hukuman 4,5 Tahun

Jika merunut dari tracing kasus, memang ada kontak dengan Kudus. Tapi pihaknya belum bisa menyimpulkan, apakah kasus ini memang penularan dari Kudus, atau bukan.

“Kami masih tracing, kemudian mereka yang kontak erat diminta untuk melakukan isolasi mandiri,” jelas dia. Aris

Berita ini sudah dimuat di   https://joglosemarnews.com/2021/06/apakah-klaster-kudus-sudah-menyebar-sampai-sukoharjo-infonya-muncul-kasus-di-nguter-dan-mojolaban-setelah-ada-kontak-dengan-warga-kudus/