GROBOGAN.NEWS Solo

Ivermectin Sudah Terbukti Sembuhkan Banyak Pasien Positif Covid-19, Mantan Bupati Sragen Untung Wiyono Dukung Menteri BUMN Segera Percepat Produksi Massal 4,5 Juta Butir!  

Bupati Sepuh atau mantan Bupati Sragen, Untung Wiyono. Wardoyo.

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS-Rencana pemerintah melalui BUMN yang akan memproduksi massal obat Ivermectin dalam jumlah jutaan butir mendapat dukungan dari Sragen.

Dukungan itu datang dari Bupati Sepuh atau mantan Bupati Sragen, Untung Wiyono.

Fakta puluhan pasien positif yang berhasil sembuh setelah mengonsumsi Ivermectin di Sragen, menjadi faktor yang membuatnya mendukung penuh rencana pemerintah terkait produksi massal Ivermectin.

“Sragen sudah membuktikan banyak pasien isoman positif di Sragen yang kita bantu melalui relawan, berhasil sembuh. Ada puluhan yang sudah sembuh dan hasil swabnya bisa negatif setelah mengkonsumsi. Makanya kami sangat mendukung apabila pemerintah melalui Pak Menteri BUMN (Erick Thohir) akan segera memproduksi massal,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Selasa (29/6/2021).

Ayahanda Bupati Sragen saat ini tersebut menuturkan dengan diproduksi massal, maka akan sangat membantu percepatan pemulihan pasien positif yang ada.

Dengan begitu, laju penambahan kasus covid-19 yang belakangan terus meroket secara nasional akan segera bisa ditekan. Terlebih secara ekonomis, harga obat itu juga menurut rencana bakal dibanderol sangat murah.

“Ini sangat baik untuk kesembuhan masyarakat Indonesia. Kami berharap segera direalisasi, sehingga masyarakat bisa segera mendapatkannya,” tuturnya.

Baca Juga :  Polisi dan Satgas Covid-19 Sambungmacan Sragen Bubarkan Hajatan, Karena Berlangsung Terlalu Lama

Untung menambahkan pihaknya secara swadaya sudah mengawali dengan membantu warga Isoman di Sragen secara gratis.

Selama hampir beberapa pekan terakhir, tercatat tak kurang dari 400 pasien positif yang isoman sudah dibantu dan hampir sebagian besar uang sudah mengonsumsi hasilnya bisa sembuh.

Koordinator Relawan RSI Amal Sehat dan Ndayu Park, Joko Siswanto menyampaikan hingga Senin (28/6/2021) sudah ada sekitar 400an warga yang dibantu Ivermectin. Mereka tersebar di banyak desa di seluruh kecamatan.

Hasilnya, sebagian besar sudah negatif saat diswab ulang. Dari data yang tercatat di relawan, sekitar 60an pasien isoman sudah sembuh dan negatif setelah mengonsumsi Ivermectin bantuan relawannya.

“Sampai hari ini ada 400an warga yang kita kirim Ivermectin. Alhamdulillah dari sekitar 60an yang sudah diswab, hasilnya negatif. Seperti tadi di Desa Tenggak ada warga sudah tua sekali sekitar 80an tahun. Namanya Pak Karto Arjo, kemarin positif sekalian (sama istri). Setelah kita beri obat Ivermectin, Alhamdulillah tadi sudah negatif. Di Jurangjero ini tadi, tiga warga yang kita beri, hasil swabnya bisa dilihat sendiri, sudah negatif. Artinya obat ini memang sangat berkhasiat menjadi terapi penyembuh Covid-19,” terangnya.

Baca Juga :  10 Hari Sakit Tak Ada yang Merawat, Pria Warga Ngrampal Sragen Ini Ditemukan Tewas di Rumahnya Tepat di Hari Idul Adha

Menurutnya pembagian Ivermectin gratis itu juga sudah seijin Bupati, Kepala DKK serta berkoordinasi dengan Satgas, Babinsa, Kades hingga bidan desa yang ada di wilayah. Bahkan, relawan siap 24 jam untuk mengantar siapapun warga yang membutuhkan.

“Kami sediakan gratis untuk masyarakat Sragen. Ini bentuk kepedulian beliau Pak Untung untuk mempercepat kesembuhan warga Sragen yang positif,” tukasnya.

Ditambahkan, aksi terjun ke lapangan membantu obat itu juga untuk membantu meringankan beban Pemkab. Sebab lonjakan kasus covid-19 akhir-akhir ini membuat kapasitas lokasi isolasi dan pelayanan di rumah sakit juga sebagian besar sudah penuh.

“Kasus Covid-19 Sragen kan saat ini luar biasa banyak. Kasihan kalau tidak tertangani. Makanya atas petunjuk beliau Pak Untung, suruh menyiapkan bantuan obat gratis ke masyarakat,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menyatakan pemerintah telah menyiapkan produksi massal untuk obat jenis Ivermectin.

Tak tanggung- tanggung, ia menyebut jutaan butir Ivermectin akan diproduksi dalam waktu dekat ini.

Baca Juga :  144 Lansia di Tanon Sragen Antusias Ikuti  Vaksinasi Covid-19, Bahkan Ada yang Sampai Dibopong Satgas

Produksi massal akan dilakukan setelah uji klinis selesai.Uji klinis Ivermectin sebagai terapi Covid-19 telah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Pemerintah berencana memproduksi 4,5 juta butir obat tersebut usai proses uji klinis.

“Kami sudah siapkan produksi sebesar 4,5 juta, kalau memang ternyata baik tentu produksi ini akan digenjot,” kata Erick Thohir saat konferensi pers virtual, Senin, 28 Juni 2021 di Jakarta.

Produksi massal Ivermectin dilakukan untuk membantu masyarakat mendapat obat dan terapi murah di tengah meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia.

Kebijakan ini akan diambil setelah hasil uji klinis diputuskan. Erick Thohir melanjutkan dalam kondisi kritis seperti sekarang, masyarakat sangat memerlukan kepastian untuk memperoleh obat.

Pemerintah juga terus memantau ketersediaan obat termasuk oseltamivir dan Pafiviravir.

Oseltamivir adalah merupakan obat untuk mengatasi infeksi virus influenza tipe A seperti flu burung atau tipe B.

Sementara Pafiviravir masuk dalam obat terapi Covid-19. Proses uji klinis Ivermectin dilakukan di delapan rumah sakit di Jakarta, Pontianak dan Medan. (Wardoyo/Tempo.co)