GROBOGAN.NEWS Grobogan

Gerakan Grobogan Satu Hari di Rumah Saja Jilid III Efektif Tekan Mobilitas Warga, Tren Kasus Covid-19 Menurun

Bupati Grobogan Sri Sumarni bersama Kapolres Grobogan, AKBP Benny Setyowadi SIK MSi, Dandim 0717/Purwodadi Letkol Inf Asman Mokoginta, dan Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Endang Sulistyoningsih saat meninjau pos penyekatan saat pelaksanaan Gerakan Grobogan Satu Hari di Rumah Saja Jilid III pada Minggu (27/6/2021). Ist

PURWODADI, GROBOGAN.NEWS– Kabupaten Grobogan kembali menggulirkan kebijakan Satu Hari di Rumah Saja ketiga kalinya.

Program ini merupakan jilid ke III untuk mengurangi mobilitas warga Kabupaten Grobogan pada hari Minggu (27/6/2021).

Gerakan Grobogan Satu Hari di Rumah Saja yang digulirkan sehari penuh pada hari Minggu (27/6/2021) telah digelar mulai pukul 05.00 WIB hingga Senin (28/6/2021) pukul 05.00 WIB besok.

Digelarnya kebijakan ini diikuti dengan menempatkan pos penyekatan di sejumlah lokasi.

Sejumlah warga dari luar daerah yang melintas menjadi sasaran tes swab secara acak.

“Tadi saat kami melakukan peninjauan gerakan Grobogan di Rumah Saja di Kabupaten Grobogan dan lokasi penyekatan,” ujar Bupati Grobogan Sri Sumarni di sela kegiatan peninjauan di pos penyekatan pada Minggu (27/6/2021).

“Alhamdulillah masyarakat sudah menyadari Gerakan ini memang dilakukan untuk memutus mata rantai Covid-19,” terang Bupati Sri Sumarni lebih lanjut.

Lebih detail, Bupati Sri mengungkapkan, pihaknya melakukan pemantauan didampingi Kapolres Grobogan, AKBP Benny Setyowadi SIK MSi, Dandim 0717/Purwodadi Letkol Inf Asman Mokoginta, dan Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Endang Sulistyoningsih.

Bupati juga menyampaikan selama Gerakan Grobogan di Rumah Saja yang diselenggarakan tiap hari minggu terbukti bisa menurunkan tren Covid-19.

“Alhamdulillah sebagian besar masyarakat patuh mengikuti gerakan Grobogan di Rumah Saja,” kata Bupati Sri.

“Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah mendukung gerakan ini,” imbuh Bupati.

Setelah satu hari di rumah saja, menurut Bupati Sri, pada Senin (27/6/2021) masyarakat sudah bisa beraktivitas kembali.

Karangrayung
Situasi di pasar tradisional di Desa Sumberjosari, Kecamatan Karangrayung, saat pelaksanaan Gerakan Grobogan di Rumah Saja Jilid III pada Minggu (27/6/2021).

Namun seluruh masyarakat tetap diharuskan mematuhi protokol kesehatan.

Dengan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas.

Sementara itu, Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi SIK MSi mengatakan, pihaknya Bersama Kodim 0717/Grobogan akan mendukung kegiatan Grobogan di Rumah Saja untuk memutus mata rantai Covid-19.

“Kami Bersama Kodim bersinergi untuk mendukung Upaya Pemerintah daerah seperti Gerakan Grobogan Di Rumah Saja sampai dengan tingkat Polsek yang didukung oleh Koramil dan Kecamatan,” kata Kapolres Grobogan.

Pasar Truko
Situasi di Pasar Tradisional Truko, Desa Mojoagung, Kecamatan Karangrayung, saat pelaksanaan Gerakan Grobogan di Rumah Saja Jilid III pada Minggu (27/6/2021)

Hal senada disampaikan Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Asman Mokogita, bahwa pihak TNI mendukung Gerakan Grobogan Di Rumah Saja.

“Terima Kasih pada masyarakat Grobogan yang telah mendukung satu hari dirumah saja, dan kami mengajak seluruh masyarakat untuk membantu pemerintah dalam pencegahan Covid – 19,” kata Letkol Inf Asman Mokogita.TBR/ARY