GROBOGAN.NEWS Solo

Kebijakan Penyekatan Pemudik Diperpanjang Hingga Senin Pekan Depan

Jajaran Satlantas Polres Boyolali tengah melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) atau kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD) pada Senin (24/5) sore kemarin di Rest Area Tol Bale Nglaras Km 487 B Boyolali. Ist

PURWODADI, GROBOGAN.NEWS-Penyekatan arus balik pemudik di Kabupaten Boyolali diperpanjang hingga pekan depan atau Senin (31/5).

Menyikapi kebijakan tersebut, Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resort (Polres) Boyolali menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) atau kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD) pada Senin (24/5) sore kemarin di Rest Area Tol Bale Nglaras Km 487 B Boyolali.

Kapolres Boyolali melalui Kasatlantas Polres Boyolali AKP Yuli Anggraheni menjelaskan, kegiatan penyekatan masih dilaksanakan seperti sebelumnya, yaitu pengecekan surat keterangan bebas Covid-19 bagi pengunjung rest area yang akan kembali ke daerah asalnya usai mudik.

Baca Juga :  Bertambah 116 Warga Positif Covid-19 di Sragen,  Korban Meninggal 3 Orang Sehari

Jika pengunjung tidak dapat menunjukkan surat keterangan tersebut, akan dilakukan tes swab antigen secara gratis.

“Sore hari ini, sampai dengan saat ini kita laksanakan, sudah ada 59 pengunjung rest area yang kita laksanakan swab antigen secara gratis, hasilnya negatif,” jelas Yuli.

Baca Juga :  Proyek Tol Solo-Yogya Mulai Digarap, Warga Masih Tunggu Pencairan Ganti Rugi

Disinggung mengenai perpanjangan kegiatan penyekatan tersebut, Yuli mengatakan, kebijakan itu merupakan instruksi dari Markas Besar (Mabes) Polri.

“Karena masih banyaknya arus balik yang melintas di Provinsi Jawa Tengah,” ujar Yuli.

Salah seorang pengunjung rest area, Munif mengapresiasi pelayanan tes antigen secara gratis tersebut. Pria yang berangkat dari Jawa Timur itu kini tidak was-was lagi di perjalanan setelah mengetahui dan membawa surat keterangan hasil tes swab antigen.

Baca Juga :  UNS Solo Berduka, Tiga Dosen Wafat Akibat Kena Corona, Kampus “Dilockdown” selama 7 Hari

Berbeda dengan saat pulang kampung, dulu ia hanya mendapatkan surat keterangan dari RT dan RW tempatnya tinggal di DKI Jakarta.

“Gratis, alhamdulillah. Terima kasih buat semua panitianya,” ungkap Munif.Ris