GROBOGAN.NEWS Kudus

Hartopo Optimistis Kudus Kembali Raih WTP

Bupati Kudus Hartopo menerima Management Letter (ML) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Tengah di Pendopo Kabupaten Kudus, Selasa (4/5). Ist

KUDUS, GROBOGAN.NEWSBupati Kudus Hartopo menerima Management Letter (ML) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Tengah di Pendopo Kabupaten Kudus, Selasa (4/5). Ucapan terima kasih disampaikannya kepada BPK yang telah mengaudit dan memberikan rekomendasi agar Pemerintah Kabupaten Kudus ke depan lebih baik.

Terkait adanya beberapa evaluasi, pihaknya akan berupaya terus memperbaiki. Meskipun begitu, Hartopo yakin Kabupaten Kudus kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Seperti yang diketahui, selama ini Kudus telah meraih Opini WTP selama 8 kali berturut-turut.

Baca Juga :  Sweeping Ketertiban Lingkungan Digalakan, Bupati Hartopo Pimpin Langsung Operasi Pencegahan Sampah  Masyarakat

“Terima kasih atas semua kerjasamanya. Kami akan memperhatikan evaluasi dan memperbaikinya. Mohon binaannya. Semoga, kali ini Kudus kembali meraih Opini WTP,” ujarnya.

Sebelum BPK datang, Hartopo mengungkapkan telah mewanti-wanti OPD untuk mempersiapkan bahan yang harus diaudit. Pihaknya meminta agar setiap instansi bekerjasama dalam pemeriksaan. Sehingga, pemeriksaan berjalan lancar tanpa kendala

Baca Juga :  Tempat Wisata di Kudus Diizinkan Buka, Total Pengunjung Maksimal Hanya 30 Persen dari Total Kapasitas

“Kami telah meminta para OPD untuk kooperatif dalam pemeriksaan,” ucapnya.

Pihaknya menyatakan tidak ada temuan krusial dari BPK. Hanya ada evaluasi beberapa hal yang masih dipandang wajar. Hartopo mengungkapkan evaluasi yang perlu dilakukan para OPD terkait yakni intensitas koordinasi dengan pimpinan. Orang nomor satu tersebut meminta OPD terus berkoordinasi sehingga dapat lebih aman dalam melaksanakan program kerja.

Baca Juga :  Tragedi Ledakan Petas Renggut 1 Nyawa Akibatkan 3 Korban Luka, Penjual Petasan yang Timbulkan Korban Telah Diringkus

“Evaluasi pasti ada, tapi hanya beberapa hal. Masih sangat aman. Tidak ada hal krusial yang harus dibenahi. Namun beberapa dinas perlu untuk terus berkoordinasi agar program kerja berjalan aman dan lancar,” katanya. Nor Ahmad