GROBOGAN.NEWS Umum Magelang

Pembangunan Akses Jalan dan Infrastruktur Menuju Lahan Otorita Borobudur Dalam Waktu Dekat

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. Doc

MAGELANG, GROBOGAN.NEWS-Akses jalan dan infrastruktur menuju lahan otorita Borobudur mulai dalam beberapa bulan ke depan segera dikerjakan.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno usai melakukan rapat koordinasi tri wulan dari Badan Otorita Borobudur (BOB) yang dihadiri sejumlah menteri di Manohara Kompleks Candi Borobudur, belum lama ini.

Dalam rapat koordinasi tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat antara lain dihadiri Menko Polhukam Mahfud Md, Menko Maritim dan Investasi Luhut B Pandjaitan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menhub Budi Karya Sumadi, Menaker Ida Fauziyah, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Wagub Jateng Taj Yasin.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 di Kabupaten Magelang Tambah 168 Pasien, Jumlah Pasien Sembuh 72 Pasien

“Pengerjaan akses jalan dan infrastruktur tersebut akan menggunakan payung hukum Keputusan Presiden (Keppres),” jelas Sandiaga Uno

Lebih detail, Sandiaga mengemukakan, tindak lanjut dari rapat koordinasi yang dapat dilaporkan, pertama untuk Badan Otorita Borobudur (BOB) terutama untuk memastikan bahwa dalam beberapa bulan ke depan akses jalan dan infrastruktur menuju lahan otorita bisa mulai dikerjakan dengan payung hukumnya Keppres.

“Selain akses jalan dan infrastruktur yang kedua mengenai status lahan (otorita) yang sedang diupayakan dari APL (areal penggunaan lain) ke HPL (hak pengelolaan lahan),” terang Sandiaga.

Baca Juga :  Hotel Rosenda Baturraden Dijadikan Rumah Sakit Darurat

“Yang kedua, tentang status lahan yang sedang kami upayakan dari sertifikat APL ke HPL. Kita lakukan targetnya bulan Juli yang poligon 2 dan untuk yang Desember adalah yang poligon 1,” sambung dia.

Dalam kesempatan tersebut, Sandi juga menyampaikan jangka panjang dilakukan kerja sama dengan Perhutani dalam bingkai MoU.

“Kerja sama jangka panjang dengan Perum Perhutani yang sudah ada dalam bingkai MoU, kita (Kemenparekraf) dengan Kementerian BUMN itu akan kita dorong dewan pengarah memastikan bahwa kerja sama tersebut bisa ditandatangani dan bisa direalisasikan,” ujar dia.

Baca Juga :  Percepatan Vaksinasi Massal Jadi Prioritas, Sebanyak 11.906 Guru Telah Divaksin Covid-19

Sementara itu, Direktur BOB Indah Juanita bersyukur, dalam rapat koordinasi tersebut telah diputuskan segera dibangun aksesibilitas dengan payung Keppres. Hal ini diakui merupakan perjuangan panjang untuk mewujudkan jalan tersebut.

“Alhamdulillah sudah diputuskan oleh Pak Menteri PUPR bahwa aksesibilitas akan segera dibangun dengan payung hukum Keppres dan ini merupakan satu perjuangan luar biasa untuk bisa mewujudkan jalur jalan tersebut,” imbuh dia. F. Lusi