GROBOGAN.NEWS Demak

Tradisi Sedekah Laut Resmi Ditiadakan

Ilustrasi

DEMAK, GROBOGAN.NEWSTradisi sedekah laut yang biasanya digelar pada hari ketujuh setelah lebaran ditiadakan.

Sebab, pesta sedekah laut yang selalu dihadiri ribuan orang, dikhawatirkan dapat memunculkan klaster baru Covid-19.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Agus Kriyanto saat ditemui di kantornya, Selasa (18/5/2021). Disampaikan, penutupan lokasi sedekah laut dan syawalan sudah disepakati Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Demak.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 di Demak Melonjak, Percepatan Vaksinasi Lansia Terus Dipacu, Kapasitas Tempat Isolasi Ditambah, Bed untuk Pasien Covid-19 Ditambah Sebanyak 237 Tempat Tidur   

“Jadi evaluasi hingga saat ini memang belum diperkenankan membuka destinasi wisata,” terangnya.

Agus berharap, masyarakat, pemerintah dan semua stakeholder mematuhi aturan tersebut. Sehingga dapat menekan penyebaran Covid-19.

Lebih lanjut, Agus meminta kepada masyarakat untuk bersabar. Sementara ini destinasi wisata akan dikondisikan dalam keadaan bersih, serta mempersiapkan penerapan protokol kesehatan yang lebih baik.

Baca Juga :  Waduh! Jenazah Pasien Terinfeksi Corona di Sayung Demak Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan

“Meskipun terdapat beberapa wisatawan yang terlanjur sampai ke lokasi, namun kita sudah siapkan petugas dalam rangka pengawasan dan menyosialisasikan terkait penutupan tersebut. Karena keadaan kondisi Covid-19 hingga saat ini masih belum baik,” pungkasnya.Fara

Baca Juga :  Ditutup Setiap Hari Minggu, Inilah Suasana di Pasar Bintoro Demak, Seorang Pengunjung Sempat Mengalami Kebingungan