GROBOGAN.NEWS Solo

Setelah Sempat Unjuk Rasa, Satu Serikat Buruh di PT DMST II Sragen Akhirnya Sepakat THR Hanya 70%

Ilustrasi demo / pixabay

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS Setelah sempat memanas dengan adanya aksi unjuk rasa, akhirnya proses mediasi pembahasan tunjangan hari raya (THR) di PT DMST II Sragen mulai menemui titik temu.

Informasi terbaru, salah satu serikat buruh di PT tersebut akhirnya sepakat menerima tawaran dari pihak perusahaan.

Satu serikat buruh yang menerima itu adalah SB Perintis di PT DSMT II. Kesepakatan itu tertuang setelah dilakukan mediasi lanjutan antara pihak SB Perintis dengan perwakilan PT DMST II.

Dari pihak PT DMST II diwakili Kepala Personalia dan Umum, Cipta Saputra sedangkan serikat buruh Perintis diwakili Ketua SBP PT DMST II, Agus Triyono.

Baca Juga :  Pasca Munculnya Klaster Kudus, Satu Desa di Sragen Disemprot Massal dan Warganya Divaksin

“Iya baru saja tercapai kesepakatan dari satu serikat buruh yaitu SB Perintis. Yang satunya SBSI belum sepakat,” ujar Kasi Penyelesaian Perselisihan Bubungan Industrial, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sragen, Nur Burhanudin kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (6/5/2021) malam.

Ia menguraikan, kesepakatan yang terjadi bahwa ada 5 poin. Yang pertama buruh di bawah SB Perintis menyatakan menerima kebijakan THR yang ditawarkan perusahaan.

Baca Juga :  Sejumlah Warga di 2 Kecamatan di Sukoharjo Terpapar Covid-19. Diduga Sebelumnya Ada Kontak dengan Warga Kudus

Yakni perusahaan hanya sanggup memberikan THR sebesar 70% dari jumlah yang semestinya berdasarkan pada UMK tahun 2021.

Pembayaran dilakukan dengan cara 30% di awal dan sisanya 40% diberikan secara bertahap 10% per bulan sesuai periode penggajian.

Poin kedua, untuk karyawan dengan masa kerja kurang 1 bulan tidak mendapatkan hak THR.

Poin ketiga, untuk karyawan dengan masa kerja lebih dari 1 bulan mendapatkan THR secara proporsional berdasarkan prosentase tersebut di atas.

Poin keempat, bahwa pihak kedua sepakat dan menerima apa yang telah disampaikan oleh pihak pertama sebagaimana dalam poin 1 tersebut di atas yaitu THR sebesar 70% dari jumlah yang semestinya berdasarkan pada UMK tahun 2021.

Baca Juga :  Isu Tuyul Merajalela di Kalijambe Sragen. Uang di Dompet dan Kas Masjid Ludes

Dengan cara 30 % diawal dan sisanya 40% diberikan secara bertahap 10 % per bulan sesuai periode penggajian.

Poin terakhir, bahwa pihak pertama dan kedua sepakat tidak akan mempermasalahkan serta tidak akan melakukan tuntutan lain sesuai kesepakatan ini di kemudian hari. Wardoyo

Berita ini sudah dimuat di  https://joglosemarnews.com/2021/05/update-pembahasan-thr-pt-dmst-sragen-mediasi-mencair-satu-serikat-buruh-pt-dmst-ii-akhirnya-legawa-terima-thr-70-buruh-kurang-dari-1-bulan-tidak-dapat/