Selain Berkasus, Tanah OO yang Bermasalah di Sragen Ini Kabarnya Dihuni Demit… Benarkah?

Ilustrasi / istimewa
  • Bagikan

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS –  Tanah OO yang menjadi msalah di Sragen, ternyata jug beraroma ngeri. Ada sementara pihak yang cerita kalau tanah tersebut kini dihuni demit.

Kades Trombol, Sugiyanto mengaku sama sekali tak tahu menahu soal proses PTSL yang dilaksanakan di desanya tahun 2018 itu.

Baca Juga :  Ganjar Apresiasi Grab yang Putuskan Beli 6.000 Sepeda Motor Listrik Buatan Jawa Tengah Untuk Mobilitas Hijau di Indonesia

Ia juga mengaku tak mengetahui perihal ulah 4 Panitia PTSL dan satu Sekdes yang diam-diam mengalihkan 5 bidang tanah negara (tanah OO) menjadi hak milik mereka.

Menurutnya program PTSL itu dilaksanakan sudah agak lama. Sedangkan dirinya mengaku baru menjabat sesudahnya.

“Saya malah mboten pirsa Mas bab itu. Saya kan orang baru, nggak ngerti babar pisan. (Saya malah tidak tahu soal itu Mas. Saya kan orang baru, nggak tahu sama sekali),” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (9/4/2021).

Baca Juga :  Fondasi Jembatan Gantung di Kajor Selo Longsor, Pejalan Kaki Pun Dilarang Melintas

Meski demikian, Sugiyanto tak menampik memang ada tanah OO di desanya seperti yang kini menjadi kasus hukum dan ditangani Polres Sragen itu.

Sepengetahuannya tanah OO yang disertifikatkan itu berwujud tabah sendang dan memang tidak ada kepemilikan.

Baca Juga :  Mahasiswa UNS Wafat Usai Diklatsar UKM Menwa, Inilah Penjelasan dari Pihak Kampus

Luasan masing-masing bidang juga bervariasi. Ada yang 500 M2 hingga di atas 1000 M2.

  • Bagikan