PT KAI Ingatkan, Ngabuburit di Rel Kereta Api Bayar Denda Rp 15 Juta

Ilustrasi / tempo.co
  • Bagikan
Ilustrasi / tempo.co

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS – PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan tegas melarang kegiatan apapun di jalur kereta api, selain untuk kepentingan operasional kereta api.

“KAI dengan tegas melarang masyarakat berada di jalur kereta api untuk aktivitas apa pun selain untuk kepentingan operasional kereta api,” ujar Vice President Public Relations KAI Joni Martinus, Rabu (28/4/2021).

Baca Juga :  Resmi Berlaku, Harga Tes PCR Rp 275.000 untuk Jawa-Bali, Luar Jawa-Bali Rp 300.000

Joni  menyayangkan masih banyaknya warga masyarakat yang memanfaatkan area di sekitar rel kereta api untuk menunggu waktu berbuka puasa alias ngabuburit.

Padahal, beraktivitas di jalur rel kereta selain untuk kepentingan operasional kereta api adalah kegiatan terlarang. Hal tersebut seperti tertuang dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

Baca Juga :  Tragis. Siswi Kelas 1 SMK Meninggal Dunia Usai Digilir oleh 12 Orang. Alat Vitalnya Sampai Bengkak, Pelaku Pertama Ternyata Malah Pacarnya

Selain membahayakan keselamatan, aktivitas masyarakat di jalur rel berpotensi mengganggu perjalanan kereta api.

Joni menyatakan masyarakat yang melanggar peraturan ini bisa diberi sanksi hukuman berupa pidana penjara paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp 15 juta.

  • Bagikan