GROBOGAN.NEWS Solo

Pria Asal Sragen Ini Melampiaskan Dendam Kesumat pada Kasir Toko Pet Shop dengan Cara Merampoknya dengan Senjata Golok

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gara-gara dendam pada kasir sebuah toko, makelar motor ini bersama satu rekannya balas dendam dengan cara merampok toko di mana kasir tersebut bekerja.

Aksi perampokan yang dilatari balas dendam itu terjadi  di Toko Gading Pet Shop Jalan Ahmad Yani No. 53, Kampung Kuwungsari RT 5 / 20, Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, Selasa (6/4/2021) malam.

Polres setempat akhirnya berhasil menangkap komplotan pelaku yang berjumlah dua orang itu.  Kedua tersangka dihadirkan di Mapolres dalam konferensi pers yang digelar Senin (12/4/2021).

Kedua tersangka sebenarnya bertetangga dengan toko Pet Shop yang dirampoknya itu.  Pelaku  diketahui bernama Erdona Saun alias Dona (44) warga Kampung Ringinanom, RT 04 / 01, Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan Sragen, Sragen.

Baca Juga :  Seorang Ustaz di Sragen Meninggal Positif Covid-19, Keluarga Menolak Dimakamkan Protokol Covid-19, Akhirnya...

Ia beraksi bersama Rizki Dwitama Putra (18) pelajar asal Kampung Kuwungsari, RT 05 / 19, Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan Sragen, Sragen.

Erdona mengaku sehari-hari berprofesi sebagai makelar motor. Sedangkan Rizki ternyata masih berstatus pelajar.

Menariknya, Dona mengaku nekat merampok untuk memberi pelajaran si kasir toko itu yang dianggap telah menegurnya dengan keras saat membeli pakan kucing. Teguran si kasir membekas di hatinya dan membuatkan dendam membara.

“Saya profesinya makelaran motor. Saya dendam sama pegawainya (kasir). Waktu itu mau beli pakan kucing. Saat masuk toko ditegur karena masih pakai jas hujan (mantol). Saya dendam aja,” ujar tersangka Dona diinterogasi Kapolres di Mapolres, Senin (12/4/2021).

Baca Juga :  Sopir Bus Eka yang Gasak Mahasiswa Hingga Tewas di Sragen Divonis 3 Tahun Penjara

Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi mengatakan keduanya merampok toko milik Wiwin itu karena dipicu rasa dendam.

Kedua tersangka ditangkap dari petunjuk sebuah tas untuk pembungkus parang yang digunakan saat beraksi mengancam kasir toko pada 6 April lalu.

Tas pembungkus parang itu ditemukan tertinggal di toko seusai kejadian. Tas itulah yang dijadikan barang bukti sekaligus petunjuk untuk menguak identitas tersangka.

“Kedua tersangka masuk ke pet shop sekitar pukul 18.45 WIB dan mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis golok,” papar Kapolres kepada wartawan.

Baca Juga :  Kasus Klaster Tarawih di Sambirejo Sragen Melonjak Lagi. Sehari Tambah 9 Orang

Kapolres menguraikan kedua pelaku beraksi dengan berbagi tugas. Pada hari kejadian, mereka mengendarai sepeda motor Yamaha Mio menuju ke toko.

Sesampai di lokasi, Dona yang lebih tua bertindak sebagai eksekutor. Ia masuk dan mengancam kasir toko menggunakan golok.

Sedangkan Rizki membekap mulut dan memegangi tangan korban. Setelah korban tak berdaya, tersangka Dona kemudian mengambil uang dari meja kasir.

“Ada yang menyekap pegawai toko, sembari pelaku mengambil paksa uang di kasir dengan jumlah kurang lebih Rp 2 juta. Setelah itu keduanya melarikan diri,” sebut Kapolres. Wardoyo

Berita ini sudah dimuat di https://joglosemarnews.com/2021/04/kisah-2-perampok-baper-asal-sragen-kota-hanya-gara-gara-ditegur-beli-pakan-kucing-masih-pakai-mantol-eh-besoknya-kasir-yang-negur-dibawakan-golok-dan-dirampok/