Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral  Makassar Sudah Direncanakan Sejak Januari

Tangkapan layar rekaman video CCTV yang menunjukkan detik-detik terjadinya ledakan di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021). Foto: Twitter
  • Bagikan
Tangkapan layar rekaman video CCTV yang menunjukkan detik-detik terjadinya ledakan di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021). Foto: Twitter

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS – Bom bunuh diri yang terjdi di Makassar pada 28 Maret 2021 lalu,  ternyata sudah direncanakan sejak Januari 2021 lalu.

Demikian diungkapkan oleh Deputi VII Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Hari Purwanto. Dikatakan,  aksi bom bunuh diri yang dilakukan pasangan suami istri di Gereja Katedral Makassar pada 28 Maret lalu merupakan upaya balas dendam atas tewasnya mentor pelaku pada 6 Januari 2021.

Baca Juga :  Warga yang Terjerat Pinjol Ilegal Diimbau tak Bayar Cicilan Meski Ditagih

“Dia ingin mewujudkan itu, rencana serang sejak Januari lah diwujudkan oleh dia ini,” kata Wawan dalam diskusi Polemik, Sabtu (3/4/2021).

Wawan menjelaskan, pergerakan para teroris di Sulawesi Selatan terus dipantau sejak 2015. Dalam pergerakannya, para anggota kelompok itu telah melarikan diri ke sejumlah wilayah di Indonesia, seperti Jawa, NTB, dan sebagian wilayah Sumatera.

Baca Juga :  5 Tradisi Unik di Nusantara yang Kental dengan Maulid Nabi

Pergerakan itu kemudian diperkuat pada 6 Januari 2021 ketika ada penangkapan 20 anggota Jamaah Ansharud Daulah (JAD). Dua dari 20 orang itu tewas tertembak. Mereka adalah Mohammad Rizaldy dan Sanjai Ajis.

Menurut Wawan, Rizaldy merupakan mentor dari pasangan suami istri pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. Rizaldy juga yang menikahkan keduanya pada enam bulan sebelum kejadian.

Baca Juga :  Perludem Perkirakan Pilpres 2024 Tak Lebih dari 3 Pasangan Calon

Aparat keamanan, menurut Wawan, sudah mengantisipasi hal tersebut dengan peningkatan capacity building. “Meskipun tanpa harus menyolok karena kita tidak ingin masyarakat jadi resah, apalagi di tengah pandemi,” ujarnya.

Tiru ISIS

  • Bagikan