Berani Mudik ke Sukoharjo, Harus Siap Dikarantina 5 Sampai 14 Hari

ilustrasi mudik lebaran / tempo.co
  • Bagikan

SUKOHARJO, GROBOGAN.NEWS – Mendukung kebijakan larangan mudik dari pemerintah pusat, maka Pemkab Sukoharjo juga telah menyiapkan jurus-jurus yang jitu guna mengurangi penularan Covide-19 tersebut.

Sebagaimana diketahui, larangan mudik tersebut berlaku mulai 6-17 Mei. Namun tidak menutup kemungkinan masyarakat mudik lebih awal demi menghindari masa larangan tersebut.

Baca Juga :  Wanita Pemotor Ini Ngglangsar Diseruduk Mobil dari Belakang. Akhirnya Tewas di Lokasi Kecelakaan

Karena itu, kepada pemudik yang pulang lebih awal, Pemkab menyodorkan sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi ketika sudah sampai di kampung halaman.

Yakni, menunjukkan surat rapid tes antigen plus menjalani karantina. Lama masa karantina bervariasi, ada yang lima hari bahkan sampai 14 hari alias dua pekan.

Baca Juga :  Covid-19 Makin Terkendali di Sragen. Ini Faktanya

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menegaskan mudik Lebaran 2021 dilarang oleh pemerintah pusat. Larangan tersebut berlaku mulai tanggal 6-17 Mei 2021.

Menyikapi kebijakan itu, Pemkab Sukoharjo bakal menerapkan aturan ketat terkait larangan mudik lebaran 2021.

Baca Juga :  Boncengkan Istri dan Bayinya, Pengendara Motor Ini Nyosor Bokong Truk di Sragen

“Kami meminta kepada jajaran RT, RW, hingga Desa/Kelurahan untuk mengawasi warganya,” tandas dia, Sabtu (17/4/2021).

Ketika ada pemudik atau pendatang tiba, dia menegaskan, Satgas Covid-19 tingkat terbawah harus segera tanggap. Satgas harus memeriksa perlengkapan surat yang dibawa pemudik.

  • Bagikan