12.000 Penerima Kartu Prakerja Belum Beli Pelatihan Paket, PMO Ingatkan, Paling Lambat 29 April 2021

Ilustrasi kartu prakerja / tempo.co
  • Bagikan

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS – Head of Communications Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja, Louisa Tahutu mengatakan, ada 12.000 peserta Kartu Prakerja yang lolos seleksi gelombang 16, tapi belum juga membeli paket pelatihan pertama, sampai dengan Jumat (23/4/2021).

Karena itu, Louisa  mengingatkan bahwa batas akhir pembelian pelatihan untuk peserta gelombang tersebut adalah Kamis (29/4/2021), pukul 23.59 WIB.

Baca Juga :  Angka Kasus Covid-19 Boleh Melandai, Namun Presiden Minta, Natal dan Tahun Baru Masyarakat di Rumah Saja

“Kami sangat berharap peserta gelombang 16 dapat segera membeli pelatihan pertamanya sebelum batas akhir,” kata Louisa di Jakarta, Sabtu (24/4/2021).

Ia mengingatkan, penerima Kartu Prakerja yang tidak membeli paket pelatihan sampai tenggat waktu yang telah ditentukan, mereka  akan terancam gagal menerima stimulus.

Baca Juga :  Koalisi Kebebasan Akademik Tolak UNJ Hadiahkan Gelar Doktor Honoris Causa untuk Ma’ruf Amin

PMO Kartu Prakerja sebelumnya mencatat, ada 35.809 orang yang kepesertaannya telah dicabut.

Jumlah itu tercatat dari total peserta gelombang 12 hingga 15. Louisa mengatakan para peserta ini tidak membeli paket pelatihan pertama dalam waktu 30 hari sejak mereka ditetapkan sebagai penerima bantuan Kartu Prakerja.

Baca Juga :  Ironis! 82 Persen Koruptor yang Ditangkap KPK Lulusan Perguruan Tinggi

“Begitu banyak orang yang ingin bergabung dengan Program Kartu Prakerja, jangan sia-siakan kesempatan yang sudah ada di dashboard,” tutur Louisa.

  • Bagikan