Status Tanggab Darurat Banjir di Kota Pekalongan Diperpanjang

Wali Kota Pekalongan terpilih, HA Afzan Arslan Djunaid, usai mengecek Pompa Air Pabean, Kelurahan Padukuhan Kraton, Kecamatan Pekalongan Utara, beberapa waktu lalu. Ist
  • Bagikan

PEKALONGAN, GROBOGAN.NEWS-Status tanggap darurat banjir di Kota Pekalongan diperpanjang hingga 6 Maret 2021.

Semula, status tanggap darurat seharusnya berakhir pada 20 Februari 2021.

“Melihat situasi banjir yang masih melanda beberapa wilayah dan warga masih membutuhkan sehingga status tanggap darurat banjir tersebut harus diperpanjang 14 hari ke depan,” tegas Wali Kota Pekalongan terpilih, HA Afzan Arslan Djunaid, usai mengecek Pompa Air Pabean, Kelurahan Padukuhan Kraton, Kecamatan Pekalongan Utara, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Anggota DPRD Jateng Soroti Adminduk Pencatatan Nikah Siri

Menurutnya, perpanjangan status tanggap darurat bencana tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Status tanggap darurat dan penanganan banjir akan terus dievaluasi dan disesuaikan dengan perkembangan situasi dan kondisi yang ada.

Baca Juga :  Anggota DPRD Jateng Soroti Adminduk Pencatatan Nikah Siri

“Surat perpanjangan status tanggap darurat itu sementara ditandatangani Plh Walikota. Kemarin, kita sudah komunikasi dengan Pak Gubernur bahwa situasi tanggap darurat harus diperpanjang karena situasi masih banjir seperti ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Jateng Soroti Adminduk Pencatatan Nikah Siri

Aaf juga menyatakan, pompa air Pabean sempat dikeluhkan warga karena tidak berjalan secara optimal.

  • Bagikan