GROBOGAN.NEWS Umum Jogja

Stasiun Tugu Yogyakarta Jadi Salah Satu yang Bakal Pakai Alat GeNose untuk Screening Calon Penumpang dari Covid-19. Mulai Digunakan Jumat Pekan Ini

Ilustrasi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bertolak ke Yogyakarta untuk melihat pembuatan alat pendeteksi Covid-19 karya Universitas Gadjah Mada (UGM) GeNose C19, Selasa (5/1/2021). Istimewa

YOGYAKARTA, GROBOGAN.NEWS Perangkat tes Covid-19 dari napas, GeNose, akan mulai digunakan di dua stasiun kereta api mulai Jumat (5/2/2021) pekan ini. Perangkat tersebut akan dioperasikan di Stasiun Tugu Yogyakarta dan Stasiun Gambir.

Hal tersebut seperti diumumkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero. Disampaikan VP Public Relations KAI Joni Martinus, perangkat GeNose tersebut akan mulai digunakan untuk screening Covid-19 bagi calon penumpang kereta jarak jauh.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Warga Yogyakarta dan Gunungkidul Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang pada 24-28 Februari, Dipengaruhi Fenomena Sirkulasi Siklonik. Ini Penjelasannya

Dijelaskan Joni, saat ini PT KAI Persero sedang mempersiapkan pengadaan GeNose Test di stasiun saat ini masih dalam proses penyediaan alat dari UGM dan tenaga medis yang bersangkutan.

“Untuk saat ini, kami masih melakukan persiapan pemasangan alat GeNose dan masih mengkaji berapa banyak alat yang akan dipasang di dalam stasiun,” kata dia, Senin (1/2/2021).

Baca Juga :  Yogyakarta Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir pada 22 dan 23 Februari 2021, Wisatawan dan Warga Diminta Waspada

Menurutnya, calon penumpang KA jarak jauh bisa menggunakan hasil tes menggunakan GeNose untuk melengkapi dokumen perjalanan.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan memberlakukan tes Covid-19 dengan alat GeNose di transportasi KA mulai diberlakukan pada 5 Februari 2021.

“Dengan adanya GeNose ini, dapat memastikan penumpang KA negatif Covid-19 sebelum melakukan perjalanan,” ujar Menkes Budi Karya Sumadi di Jakarta, Minggu (24/1/2021).

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Warga Yogyakarta dan Gunungkidul Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang pada 24-28 Februari, Dipengaruhi Fenomena Sirkulasi Siklonik. Ini Penjelasannya

Penggunaan GeNose ini, lanjut Budi Karya, merupakan bagian dari kampanye “Bangga Menggunakan Produk Indonesia” karena alat tersebut merupakan hasil karya anak bangsa yang dikembangkan UGM.

Menurut dia, penggunaan GeNose sudah mendapat surat persetujuan Kementerian Kesehatan dan Satgas Covid-19 untuk bisa digunakan di transportasi publik.

www.tribunnews.com