GROBOGAN.NEWS Umum Magelang

Sambut Kebijakan ‘Jateng di Rumah Saja’, Objek Wisata di Sektor Selatan dan Sektor Utara Kabupaten Magelang Tutup Sementara

Ilustrasi seorang wisatawan tengah berpose di Nepal Van Java di Kawasan Wisata Kaliangkrik, Kabupaten Magelang. Ist

MAGELANG, GROBOGAN.NEWS-Gerakan ‘Jateng di Rumah Saja’ yang terbitkan oleh Gubernur Jawa Tengah mulai dilaksanakan hari ini.

Kebijakan yang digelar dua hari ini pada Sabtu dan Minggu 6-7 Februari 2021 telah mendapat dukungan para kepala daerah serta masyarakat Jawa Tengah

Seperti di Kabupaten Magelang. Selama bergulirnya kebijakan Jateng di Rumah Saja seluruh objek wisata di wilayah selatan Kabupaten Magelang akan tutup.

Penutupan seluruh objek wisata sektor selatan ini, sekaligus sebagai bentuk pelaksanaan SE Bupati Magelang tentang Peningkatan Kedisiplinan Dan Pengetatan protokol Kesehatan di Kabupaten Magelang Nomor 443.5/477/01.01/2021.

Dalam SE itu disebutkan seluruh destinasi wisata dan pusat rekreasi di Kabupaten Magelang harus ditutup saat pelaksanaan Jateng Di Rumah Saja.

“Kita mendukung penuh instruksi Gubernur Jateng untuk “Jateng Di Rumah Aja”, jadi besok kita akan tutup dua hari,” kata Agus Purwanto, Ketua Eksplore Magelang Selatan, Jumat (5/2) kemarin.

Baca Juga :  Aziz-Mansyur Resmi Dilantik Jadi Wali Kota dan Wali Kota Magelang

Lebih lanjut, Agus menyebutkan, daya tarik wisata sektor selatan ada sekitar 16, antara lain, Jurang Jero, TNGM, Grojogan Kapuhan, Mranggen Village, Dewi Suba, Kampung Kuliner Bolinggo, Kaliputih Resto, Elo Rafting, Candi Gunung Wukir, Sanggar 2 Atap, Taman Tirta Kebon Ndelik, Taman Naura dan Ancol dan sebagainya.

Agus mengakui, sebelumnya pegiat pariwisata Magelang Selatan menolak kebijakan Gubernur Jateng yang menginstruksikan “Jateng Di Rumah Saja” selama dua hari.

Menurutnya, hal itu sebagai luapan isi hati para pegiat wisata sektor selatan.

Sebab kebijakan itu berdampak pada usaha  wisata dimana di dalamnya banyak pelaku UMKM.

Apalagi selama pandemi covid-19, banyak usaha yang gulung tikar, seperti pasar Gemblung dan pasar tradisi Gong Supit.

Baca Juga :  Aziz-Mansyur Resmi Dilantik Jadi Wali Kota dan Wali Kota Magelang

“Itu luapan isi hati kami para pelaku wisata agar setiap kebijakan yang diambil tidak memberatkan kami,” terang dia.

“Namun kini kami mendukung SE Bupati Magelang dan kami akan mematuhi dengan menutup objek wisata yang ada di sektor selatan sebagai dukungan untuk menekan penyebaran virus corona,” ujarnya.

Objek Wisata di Sektor Utara Juga Tutup

Sebelumnya diberitakan, sejumlah objek wisata di wilayah sektor utara seperti Nepal Van Java (Butuh), Mangli Sky View dan Taman Pagoda Ketangi, sepakat akan tutup dua hari pada 6-7 Februari 2021.

Penutupan ini untuk mendukung upaya pemerintah menekan angka kasus Covid-19.

Juga melaksanakan Surat Edaran Bupati Magelang Nomor 443.5/477/01.01/2021 tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Pengetatan Protokol Kesehatan di Kabupaten Magelang.

“Kami umumkan untuk kunjungan wisata pendakian gunung Sumbing via Butuh Kaliangkrik dan wisata Nepal Van Java diliburkan pada Sabtu dan Minggu (6-7/2/2021),” kata Lilik Setyawan, pengelola objek wisata Nepal Van Java, Kamis (4/2) lalu.

Baca Juga :  Aziz-Mansyur Resmi Dilantik Jadi Wali Kota dan Wali Kota Magelang

Lilik mengingatkan, bagi para pendaki yang sudah booking online, bisa diajukan antara hari Kamis (4/2/2021) atau diundur minggu depannya.

“Kami juga berharap pengunjung wisata yang akan ke Nepal Van Java untuk mengetahui penutupan ini,” katanya.

Hal senada disampaikan pengelola Mangli Sky View, Prasetyo.

“Kami mendukung anjuran Gubernur Jateng dan Bupati Magelang untuk tutup pada Sabtu dan Minggu besok. Ini semua demi menekan penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Saat ini pihaknya bahkan sudah melakukan penyemprotan dengan disinfektan di objek wisata. Selama dua hari tutup, juga digunakan untuk pembenahan agar lebih rapi.F Lusi