GROBOGAN.NEWS Solo

Kasus Sopir Bus Trans Wijaya Meninggal Mendadak, Ternyata Korban Mengonsumsi Obat Ini…

Ilustrasi mayat / pixabay

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS – Kejadian sopir bus AKAP Jakarta Trans Wijaya yang meninggal mendadak di Terminal Gemolong, Sragen, Sabtu (13/2/2021) dan sempat menggegerkan warga sekitar, kini terkuak.

Sopir bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang belakangan diketahui belbus malam Djoko Haryono (62) itu ditemukan tak bernyawa seusai keluar dari kamar mandi terminal.

Sopir malang asal Dukuh Kauman RT 3/2 Desa Kedung Jati, Kedungjati, Grobogan itu meninggal tak lama setelah lemas dan kemudian terjatuh di lantai kamar mandi.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan ada obat yang diduga dikonsumsi oleh korban selama mengemudi.

Baca Juga :  Pakai Kaos Los Dol Rarewel, Mahasiswa Sragen Ini Bakal Terancam 4 Tahun Penjara. Pantas Saja, Lihat Kelakuannya Soal Urusan Burung!

“Dari olah TKP, kami temukan obat jatung di dalam bus. Keseharian korban sebagai sopir bus Trans Wijaya jurusan Jakarta-Solo dan memang ada riwayat penyakit jantung. Tidak diketemukan tanda- tanda unsur penganiayaan,” papar Kapolsek Gemolong, AKP I Ketut Putra, Senin (15/2/2021).

Data yang dihimpun di lapangan, insiden tragis itu terjadi pukul 10.00 WIB. Kejadian kali diketahui oleh Suwarti (60) penjaga WC terminal Gemolong.

Kejadian bermula ketika pukul 09.50 WIB, korban datang ke WC umum di Terminal Gemolong untuk mandi.

Kurang lebih 3 menit, Suwarti melihat korban keluar dari kamar mandi dalam kondisi sudah lemas. Kemudian ia sempat Minta izin untuk duduk sebentar di depan kamar mandi.

Baca Juga :  10.000 Guru di Sragen Antre Menunggu Disuntik Vaksin Covid-19, Dinas Berharap Kondisi Segera Normal

Saat itu, korban duduk dengan kepala korban ditundukan ke meja. Berselang 2 menit korban mendadak jatuh di lantai dan sudah mengejang.

Melihat hal itu, Suwarti langsung berteriak minta tolong lalu datang teman-teman kru bus dari terminal membantu korban. Sempat dibawa ke RS Yaksi Gemolong dan sampai di RS Yaksi sudah dinyatakan.

Kapolsek Gemolong, AKP I Ketut Putra mewakili Kapolres mengatakan dari hasil olah TKP dan identifikasi, tidak ditemukan tanda kekerasan maupun penganiayaan di tubuh korban.

Baca Juga :  30 Warga Pagak, Sumberlawang Sragen Mendadak Kaya, Ini Sebabnya!

Dari keterangan dokter, korban diduga kelelahan serta punya riwayat penyakit jantung.

“Jadi sebelumnya korban ke kamar mandi terminal untuk mandi. Setelah itu keluar dan duduk lalu terjatuh. Tidak ada indikasi kekerasan, dugaannya karena serangan jantung mendadak. Korban ini sopir bus malam jurusan Jakartanan,” tutur Kapolsek, Minggu (14/2/2021).

Kapolres menambahkan setelah itu, pihaknya segera melakukan koordinasi untuk menghubungi keluarga korban

Karena keluarga sudah menerima sebagai musibah dan menolak otopsi, selanjutnya jenazah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan. Wardoyo

Berita ini sudah dimuat di https://joglosemarnews.com/2021/02/fakta-baru-sopir-bus-trans-wijaya-ditemukan-tewas-usai-lemas-di-kamar-mandi-terminal-gemolong-sragen-hasil-olah-tkp-polisi-temukan-obat-ini-di-dalam-bus-oh-ternyata-obat-gituan/