GROBOGAN.NEWS Solo

Baru Hari Pertama “Jateng di Rumah Saja”, Pengunjung Pusat Perbelanjaan Turun

Suasana di Pusat Grosir Solo (PGS), Sabtu (6/2/2021). Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Baru hari pertama penerapan “Jateng Di Rumah Saja” di Kota Solo, sejumlah pusat bisnis terutama bidang sandang telah mengalami penurunan jumlah pengunjung. Bahkan penurunan jumlah pengunjung terjadi sampai 50 persen.

Salah satunya di Pusat Grosir Solo (PGS) dimana terjadi penurunan jumlah pengunjung sekitar 50 persen. Bahkan penurunan jumlah pengunjung telah terjadi sejak penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebulan terakhir.

Baca Juga :  Kapolda Jateng dan Pangdam Tanam Bibit Alpukat Aligator di Sragen

“Kalau selama PPKM turunnya sekitar 22 persen. Dan ini lebih turun lagi, mungkin sekitar 50 persen. Karena ini bertepatan dengan weekend juga,” urai Manager Marcomm PGS, Aditya Rifki, Sabtu (6/2/2021).

Selain penurunan jumlah pengunjung, sejumlah pedagang juga memilih tidak membuka lapaknya. Namun demikian, Aditya memastikan bahwa berbelanja di PGS tetap aman karena telah menerapkan prokes dengan ketat.

Baca Juga :  30 Warga Pagak, Sumberlawang Sragen Mendadak Kaya, Ini Sebabnya!

“Bahkan per hari ini kita juga menambah sarana untuk protokol kesehatan (Prokes). Sedangkan untuk menjaga Prokes tetap terjaga, petugas keamanan kami melakukan patroli berkeliling,” tukasnya.

Sementara itu, hal yang sama terjadi di Pasar Klewer. Menurut Ketua Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK), Tavip Harjono, jumlah pengunjung di Pasar Klewer menurun. Hal itu diketahui berdasarkan keterisian tempat parkir di pasar tersebut yang hanya terisi sekitar 50 persen.

Baca Juga :  Ini Sebabnya Pembajak Sawah Asal Sragen yang Tewas Mendadak Saat Membajak Sawah

“Kau biasanya tempat parkir terisi 90 persen. Ini sampai pukul 11.00 WIB hanya terisi 50 persen, itupun tidak dapat dibedakan antara kendaraan pembeli dan penjual. Dan ada juga pedagang yang memilih untuk tidak berjualan,” pungkasnya. Prihatsari