GROBOGAN.NEWS Semarang

Pemkot Salatiga Gelar Penelitian Khusus Kejadian Kematian Ayam Mendadak di Tingkir Lor dan Sidorejo Kidul

Ilustrasi.

SALATIGA, GROBOGAN.NEWSFenomena kematian ratusan ayam di Kota Salatiga menjadi perhatian khusus Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga. Dikhawatirkan disebabkan flu burung atau avian influenza (AI).

Data yang berhasil dihimpun, peristiwa kematian ayam mendadak terjadi di peternakan di wilayah Tingkir Lor dan Sidorejo Kidul.

Baca Juga :  Terpapar Covid-19, Kondisi Wali Kota Yuliyanto Dalam Kondisi Membaik

Saat ini, petugas Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga pun menyelidiki kematian ratusan ayam yang terjadi secara mendadak.

Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga Nunuk Dartini.

“Kematian ayam yang terjadi mendadak ini akan diujikan ke laboratorium kesehatan hewan yang ada di tingkat provinsi,” terang dia, Selasa (9/2), kemarin.

Baca Juga :  Gelombang Covid-19 Semakin Menggema, Sebanyak 8.471 Perusahaan di Jateng Diimbau Maksimalkan WFH, Pengawasan Disiplin Protokol Kesehatan Terus Diperluas

“Selama ini memang belum ada program vaksinasi AI baik dari provinsi atau kota,” sambungnya.

Lebih detail, Nunuk mengungkapkan, sebagai langkah antisipasi dinas melakukan penyemprotan disinfektan di kandang-kandang yang ada kejadian ayam mati mendadak.

Baca Juga :  Bupati Ngesti Fokus Genjot Pengembangan Sektor Pertanian, Inilah Sejumlah Langkah Strategisnya  

“Kami meminta para peternak untuk lebih meningkatkan kebersihan kandang dan tidak mengumbar ayamnya berkeliaran,” ungkapnya.

“Kita berharap peternak melakukan pegawasan supaya ayam-ayam dari wilayah tersebut tidak keluar dulu dan tidak boleh beli ayam baru, biar masalah yang ini tuntas dulu,” sambung dia. Ari B