GROBOGAN.NEWS Semarang

40 Sekolah Terdampak Bencana, Bantuan Logistik Warga Terdampak Bencana Terus Mengalir

Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, H. Moh Toha, bersama Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kendal KH. Ubaidillah meninjau lokasi banjir di Kecamatan Kendal dan Patebon sekaligus menyerahkan bantuan sembako, Selasa (09/02). Ist

KENDAL, GROBOGAN.NEWSSekretaris Daerah Kabupaten Kendal, H. Moh Toha, bersama Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kendal KH. Ubaidillah meninjau lokasi banjir di Kecamatan Kendal dan Patebon sekaligus menyerahkan bantuan sembako, Selasa (09/02).

Sekda Moh Toha menyampaikan, sejak awal terjadinya banjir Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal sudah langsung bergerak untuk membantu warga.

Menurut dia, penyaluran bantuan baik melalui Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal, Dinas Sosial, Palang Merah Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kendal, maupun Perusahaan Daerah (Perusda) Kabupaten Kendal.

“Kami sudah dari kemarin-kemarin  meninjau lokasi banjir dan dapur umum,” terang Moh Toha.

“Bersama dengan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyerahkan bantuan sembako berupa beras dan nasi bungkus yang disalurkan untuk dapur umum di Kelurahan Langenharjo Kecamatan Kendal, Desa Wonosari Kecamatan Patebon, dan di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kendal,” ujar Sekda Moh Toha.

Baca Juga :  Memperkuat Kebhinekaan untuk Membangun Pondasi Bangsa dengan Meningkatkan Peran Masyarakat

Sekda Kendal juga menyampaikan, dengan bantuan yang diberikan harapannya dapat membantu kaitannya dengan makan, karena menurutnya, keadaan darurat warga pasti ada yang tidak bisa masak, sehingga bahan baku yang diolah di dapur umum dapat mencukupi warga terdampak banjir.

Sementara itu, Ibu Partini warga Kelurahan Langenharjo yang menjadi juru masak dapur umum mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Kedal yang telah mengirim bantuan sejak adanya dapur umum di kelurahan setempat.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Pemkab Kendal, karena sudah memberikan bantuan, dan ini sangat bermanfaat bagi warga,” terang dia.

Baca Juga :  HIPSI Fokus Kembangkan Sektor Perekonomian di Lingkungan Pesantren

“Selain itu juga sudah perhatian dengan menyarankan kepada kami tidak hanya memasak untuk orang dewasa saja, tetapi juga harus memasak untuk anak-anak usia dini yang sedang dalam masa pertumbuhan dan perkembagan,” ujarnya.

40 Sekolah Terdampak Banjir

Sementara itu, sebanyak 40 sekolah di Kabupaten Kendal terdampak bencana alam, mulai dari angin puting beliung, banjir, dan longsor.

“Sebanyak 40 sekolah yang terdampak banjir meliputi jenjang pendidikan TK, Paud, SD dan SMP yang tersebar di wilayah kecamatan Kendal bagian bawah,” terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi.

Baca Juga :  Permudah Layanan Pembayaran PBB, Pemkot Salatiga Gandeng Toko Modern

“40 sekolahan ini rata-rata terendam banjir sejak Sabtu kemarin. Sekarang berangsur surut, tetapi masih ada beberapa sekolah yang masing tergenang cukup tinggi,” sambung dia.

Ia menjelaskan, jajaran Disdikbud secara bertahap melakukan pengecekan sekolah-sekolah yang terdampak bencana sejak Sabtu kemarin. Dengan tujuan, memastikan apakah ada korban atau kerusakan barang-barang infentaris sekolah.

“Alhamdulillah untuk barang-barang elektronik dan berkas-berkas penting semuanya saat ini aman. Karena jauh-jauh hari ketika hujan deras mulai datang, kami sudah imbau kepada satuan pendidikan agar mengamankannya,” imbuh dia. .

“Untuk sekolah yang terdampak longsor kami telah berkordinasi dengan pihak DPUPR untuk melakukan pengecekan kelayakan bangunan sekolah setelah mengalami longsor,” terang dia.Purwanto