GROBOGAN.NEWS Grobogan

Truk Pengangkut Galon Air Dari Klaten Terguling Di Depan Tempat Pemakaman Umum Di Desa Jatilor

Petugas Satlantas Polres Grobogan menunjukan lokasi truk terguling di Jalur Semarang-Purwodadi tepatnya di areal pemakaman umum di Desa Jatilor, Godong.  Istimewa

GODONG, GROBOGAN.NEWS-Insiden kecelakaan tunggal terjadi di Jalur Semarang-Purwodadi, Senin (18/1/2021) dini hari.

Truk Hino Fusso dengan nomor polisi H 1540 SF pengangkut air gallon terguling di di wilayah Desa Jatilor, Kecamatan Godong, Grobogan, tepatnya di area Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Data yang dihimpun menyebutkan, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini. Insiden kecelakaan tunggal ini terjadi sekira pukul 02.00 WIB dini hari.

Baca Juga :  Vaksinasi Covid-19 Tahap II Berjalan Lancar

Truk tersebut dikemudikan oleh Dwi Sukrisno (38) warga Klaten. Sebelum alami kecelakaan, truk tersebut melintas dari Klaten menuju Kabupaten Jepara.

Nahas, saat melintas di ruas jalan Jalur Semarang-Purwodadi terguling.

Menurut keterangan pengemudi, saat melintas di lokasi terjadinya kecelakaan akibat menghindari lubang jalan dan membanting setir ke kiri.

Kanit Laka Lantas, Iptu Candra Bayu Septi, saat dikonfirmasi wartawan mengungkapkan, kejadian ini  terjadi tepatnya di depan makam umum Desa Jatilor.

Baca Juga :  Vaksinasi Covid-19 Tahap II Berjalan Lancar

“Ya, murni kecelakaan tunggal. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya saja gallon air yang diangkut  berjatuhan,” terang dia.

“Setelah mendapat laporan dari tim unit Laka Lantas langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melaksanakan olah TKP. Proses evakuasi akan dilakukan sembari menunggu alat berat dari Semarang,” terang dia.

Baca Juga :  Vaksinasi Covid-19 Tahap II Berjalan Lancar

Iptu Candra menambahkan, proses evakuasi dengan alat berat yang didatangkan dari Semarang.

“Proses evakuasi menggunakan alat berat dari Semarang,” terang dia.

“Atas kejadian tersebut kami mengimbau seluruh pengendara harus meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Untuk kendaraan bertonase berat diminta melintasi ruas jalan yang sesuai dengan kelasnya,” imbuh dia. Arya