GROBOGAN.NEWS Grobogan

Tragis !!! Pekerja Tewas Tersengat Listrik saat Perbaiki Atap Baja Ringan

Petugas kepolisian dari Polsek Gubug tengah melaksanakan olah TKP di lokasi terjadinya seorang pekerja tersengat listrik. Istimewa

GUBUG, GROBOGAN.NEWS-Nasib nahas dialami seorang pekerja pemasang atap baja ringan tewas tersengat listrik di Gubug, Grobogan.

Peristiwa tragis ini terjadi di di Desa Jatipecaron RT 01 RW 03, Kecamatan Gubug pada Selasa (12/1/2021) pagi.

Sebelum tewas, korban bernama Slamet Riyadi (38) sempat dilarikan di rumah sakit.

Namun saat perjalanan menuju rumah sakit nyawa korban tidak tertolong.

Korban mengalami luka bakar di bagian dada dan punggung, serta luka bagian kepala akibat jatuh dari atap.

Kapolsek Gubug, AKP Sutikno saat dikonfirmasi membenarkan terjadinya peristiwa nahas tersebut.

Baca Juga :  Terlibat  Aksi Balapan Liar, Sebanyak 30 Remaja Diamankan, Sebelum Diberikan Pembinaan Sebagian Remaja Diwajibkan Mendorong Sepeda Motornya  

Ia mengungkapkan, peristiwa nahas ini berawal saat korban tengah memperbaiki atap rumah berbahan baja ringan sejak pukul 06.30 WIB pagi.

Namun, tidak disadari oleh korban, baja ringan tersebut menempel langsung pada jaringan kabel listrik tenaga tinggi di pinggir jalan.

Nahas, jaringan listrik tegangan tinggi tersebut ternyata menempel pada bahan baja ringan yang tengah diperbaiki oleh korban.

Korban pun langsung terpental setelah tersengat listrik dengan tegangan tinggi.

“Korban langsung terpental dan jatuh ke bawah dan membentur rel pintu rumah yang sedang dibangun,” ungkap Kapolsek.

Baca Juga :  Ironis, Pelaku Pembuang Bayi di Hutan Ngaringan Sepasang Kekasih Berstatus Pelajar SMP

Korban, lanjut Kapolsek, langsung dibawa keluarganya ke RS PKU Muhammadiyah Gubug.

Namun, sesampainya di rumah sakit tersebut, korban dinyatakan meninggal dunia.

Kapolsek juga menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan medis pada jenazah korban, korban mengalami luka bakar di bagian dada dan punggung, serta luka bagian kepala akibat jatuh dari atap.

“Korban telah dibawa ke rumah duka guna proses pemakaman,”  terang dia.

“Atas kejadian ini kami mengingatkan kepada warga agar memasang atap baja ringan harus memperhatikan adanya jaringan listrik di dekatnya. Jika memang harus menggunakan atap berbahan baja, pastikan jaringan listrik sudah dilapisi bahan lain seperti pipa agar insiden tersetrum tidak terjadi lagi,” imbuh AKP Sutikno. Arya

Baca Juga :  Satgas Covid-19 Kembali Bubarkan Hajatan Pesta Pernikahan di Toroh