GROBOGAN.NEWS Kudus

Diduga Kena Serangan Jantung, Seorang Kakek Ditemukan Meninggal Dunia Di Area Persawahan

Ilustrasi mayat.

KUDUS, GROBOGAN.NEWS-Diduga akibat mengalami serangan jantung, seorang kakek ditemukan meninggal dunia di area persawahan di Desa Cranggang, Dawe, Kudus, Sabtu (23/1) kemarin.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui berprofesi sebagai petani. Identitas korban bernama Sarif Kunduriin (74) warga Desa Cranggang di sekitar lokasi jenazah korban ditemukan.

Kapolsek Dawe, AKP Deni Dwi Noviandi membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Ia pun menyampaikan penyebab korban meninggal dunia diduga akibat akibat mengalami serangan jantung. “Iya benar, ada penemuan jenazah di area persawahan di Desa Cranggang. Korban merupakan petani setempat,” terang Kapolsek, kemarin.

Baca Juga :  Pelaksanaan Vaksinasi di Klinik Pratama Kudus Dipantau Langsung Gubernur  

“Warga menemukan jenazah korban pada Sabtu (23/1) siang sekitar pukul 11.30 WIB. Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh keluarganya,”sambung dia.

Dijelaskannya lebih detail, sebelum meninggal dunia, korban pamit keluarganya untuk pergi ke sawah pada pukul 06.00 WIB.

Baca Juga :  Keharmonisan Antar Umat Beragama Harus Terus Dirawat

“Jadi tadi pagi sekitar pukul 06.00 WIB, korban pamit ke sawah sama keluarga. Korban biasanya pukul 09.00 WIB sudah pulang. Tetapi ditunggu hingga siang korban belum juga pulang,” katanya.

Keluarga korban langsung melakukan pencarian karena korban belum pulang hingga siang. Ternyata benar, korban ditemukan tergeletak di area persawahan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Kapolsek menjelaskan, berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan dr Lutfi dari Puskesmas Rejosari, korban diduga meninggal karena serangan jantung. Hasil pemeriksaan medis pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas tindakan penganiayaan

Baca Juga :  Tabrak Dump Truk, Pengendara Sepeda Motor Asal Kota Semarang Meninggal Dunia di Kudus

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis pada tubuh korban tidak ditemukan bekas tanda-tanda penganiayaan pada jenazah korban,” terang dia.

“Jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga guna proses pemakaman,” imbuh dia. Nor Ahmad