GROBOGAN.NEWS Grobogan

Buronan Pelaku Ilegal Loging di Grobogan Tertangkap, Sempat Lari di Pulau Bali Jadi Buruh Bangunan

Tersangka pelaku ilegal loging AG (29) yang sempat menjadi buronan saat menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Grobogan. Ist

PURWODADI, GROBOGAN.NEWS-Aksi pelarian pelaku ilegal loging atau pencuri kayu di wilayah Hutan Sumberjatipohon, Kecamatan Grobogan akhirnya tertangkap.

Tersangka telah melarikan diri pasca tertangkap tangan membawa kayu hutan di kawasan Desa Sumberjatipohon, Kecamatan Grobogan., Selasa (11/8/2020) lalu. Kala itu, petugas tengah menggelar patroli gabungan di dalam kawasan hutan produksi Perhutani RPH Jangglengan.

Data yang dihimpun menyebutkan, penangkapan pelaku berawal saat Listyono dan rekan-rekannya tengah melakukan patroli gabungan di dalam kawasan hutan produksi Perhutani RPH Jangglengan, Selasa (11/8/2020) silam.

Saat melaksanakan patroli, petugas mendapati sosok laki-laki tengah mengangkut batang kayu jati ke atas jok sepeda motor di petak 119 A.

Baca Juga :  Pengurus Cabang FORKI Grobogan Resmi Dilantik, Inilah Pesan Penting dari Ketua Umum FORKI Jateng  

Mengetahui hal itu, petugas langsung melakukan penghadangan.

Ketika mengetahui aksinya kepergok, pelaku sempat menabrakan sepeda motor tersebut ke arah petugas, hingga jatuh. Bukannya menyerahkan diri, pelaku justru melarikan diri ke arah desa.

Petugas melakukan pengejaran terhadap pelaku. Saat pengejaran berlangsung, petugas kehilangan jejak pelaku. Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polsek Grobogan.

Setelah mendapatkan laporan dari pegawai Perhutani, unit Reskrim Polsek Grobogan langsung melakukan penyelidikan.

Dari penyelidikan tersebut diperoleh identitas pelaku bernama Ag (28) alias Bolang, warga Dusun Ngulakan, Desa Sumberjatipohon, Kecamatan Grobogan.

Setelah dilakukan pencarian di rumah pelaku, tidak didapati yang bersangkutan di sana.

Kapolsek Grobogan, Iptu Parjin, saat dikonfirmasi awak media pada Jumat (16/1/2021) mengungkapkan, penangkapan tersebut berdasarkan informasi Listyono (50) pegawai Perhutani yang tengah melakukan patroli di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Vaksinasi Tahap Kedua di Grobogan Dilaksanakan Mulai Hari Ini, Para Tenaga Pelayanan Publik Diutamakan

Setelah lima bulan buron, pelaku kembali ke Grobogan. Petugas mendapat laporan dari masyarakat bahwa pelaku sedang bermain di rumah rekannya di Dusun Mambe, Desa Sumberjatipohon.

“Mendapatkan informasi tersbeut, kami langsung melakukan penyelidikan dan ternyata benar, pelaku berada di rumah tersebut,” ungkap Kapolsek.

“Pelaku diamankan tanpa perlawanan, kemudian dibawa ke Mapolsek Grobogan untuk dilakukan pemeriksaan dan proses penyelidikan,” imbuh Iptu Parjin.

Lebih lanjut, Kapolsek mengungkapkan, dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa sepeda motor Honda Revo K 4816 NP, satu unit gergaji tangan, satu tali karet warna hitam dan sembilan bayang potongan kayu jati berbentuk bulat dengan ukuran masing-masing panjang 210 cm, diameter 19 cm dan volume 0,065 meter kubik. Kerugian yang dialami Perum Perhutani ditaksir  Rp 2.505.859.

Baca Juga :  Sebanyak 32 Tahanan di Mapolres Grobogan Jalani Swab Antigen, Inilah Hasilnya

“Tersangka dijerat dengan pasal 82 (1) (2) huruf a, b dan ayat (3) UU RI nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan. Kini untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku mendekam di balik jeruji besi,” tandas Kapolsek Grobogan.

Tersangka berdalih melakukan perbuatan tersebut karena terdesak kebutuhan ekonomi.  Selama buron, ia mengaku bekerja sebagai kuli bangunan di Pulau Bali. Arya