images 2 1
Rizieq Shihab mengenakan rompi oranye / tempo.co

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS  – Sejak berada di ruang tahanan, Imam besar dan pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab menolak makanan dari polisi.

Untuk makan, dia meminta keluarganya membawakan makanan setiap menjelang buka puasa dan sahur.

Dia memang  memilih untuk berpuasa setiap hari saat ditahan di rutan Polda Metro Jaya.

Baca Juga :  Pendukung Jokowi di Jatim Dukung Ganjar, Relawan Puan Yakin Rekomendasi Tetap ke Puan

“Setiap hari Aba insya Allah akan puasa, sehingga kirimkan makanan ke Aba cukup sekali saja menjelang buka puasa,” ujar Rizieq dalam secarik kertas yang dikirimkan ke keluarganya pada Senin (14/13/2020).

Kuasa hukum Rizieq, Ichwan Tuankotta membenarkan terkait surat itu.

Baca Juga :  Kasus Suap Mantan Penyidik KPK, Robin Pattuju Berkali-kali Bawa Tas Penuh Uang dari Rumah Azis Syamsudin

Untuk hidangan sahur, Rizieq meminta agar keluarganya itu membawakan kurma dan makanan kecil. Ia juga meminta dibawakan teh atau susu yang disimpan dalam termos kecil untuk buka puasa.

Rizieq mengistilahkan dirinya saat ini sedang berada di uzlah atau pengasingan selama di dalam penjara.

Baca Juga :  Terjerat Kasus Suap, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Dikabarkan Resmi Tersangka

“Terkait pesanan Aba berupa kitab-kitab dan keperluan sehari-hari, jangan dikirim sekaligus, tetapi bertahap,” kata Rizieq.

Halaman:
‹‹   1   2   3   Baca Selanjutnya ›   ››   All