SRAGEN, GROBOGAN.NEWS – Mengetahui hasil rapid test covid-19 reaktif, sebanyak 62 anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) Pilkada Sragen rame-rame memilih mengundurkan diri.

Mereka memilih mundur dan menolak menjalani swab test sebagai langkah lanjutan dari tes sebelumnya. Sementara di luar itu, satu petugas ketertiban TPS asal Kalijambe dilaporkan meninggal dunia kemarin.

Baca Juga :  Kabar Gembira, Polsek Gondang Sragen Gelar Vaksinasi Covid-19 Gratis Dengan Kuota 1.200 Dosis

Demikian disampaikan oleh Komisioner Divisi Hukum KPU Sragen, Suwarsono kepada wartawan, Selasa (1/12/2020).

Ia  mengatakan, pihaknya memang belum mendapat update hasil swab test anggota KPPS yang reaktif.

Saat ini, KPU masih menunggu hasil swab dari dinas kesehatan kabupaten (DKK) Sragen perihal hasil swab para KPPS yang reaktif.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 di Sragen Makin Berkurang. Hanya Tambah 10 Kasus dalam Sehari

Namun ia menjelaskan sebelumnya memang ada 350 anggota KPPS reaktif saat menjalani rapid test pekan lalu.

Dari jumlah itu, sebanyak 62 orang di antaranya menyatakan mengundurkan diri karena ogah menjalani swab test.

Baca Juga :  Kasus Positif Covid-19 Menurun, Pemkab Sragen Tak Buru-buru Buka Objek Wisata

”Mereka yang menolak swab test mau tidak mau akan diurus gugus tugas meski tidak jadi menjadi KPPS. Kewenangan sudah ada di gugus tugas,” terangnya.

Halaman:
1   2   All