images
Mahfud MD / tempo.co

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS  – Kendati pilkada serentak 2020 telah berj alan dengan tenang, lancar dan relatif aman, namun Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD tidak menutup kemungkinan akan banyak muncul ketidakpuasan terhadap hasil Pilkada tersebut.

Ia mengatakan, masalah Pilkada 2020 masih akan berlanjut di tahapan penghitungan dan rekapitulasi hasil suara yang sedang berlangsung saat ini.

Baca Juga :  Meski Sudah Diperketat, 4 Orang dari Malaysia Ini Lolos Masuk Indonesia Tanpa Tes PCR di Negara Asal

“Di beberapa daerah tertentu ini sering menimbulkan kekerasan fisik, tapi di daerah-daerah lainnya ada yang kemudian menempuh pengadilan,” kata Mahfud dalam konferensi pers virtual, Rabu (9/12/2020).

Mahfud mengatakan potensi-potensi masalah itu harus diantisipasi dari sekarang.

Baca Juga :  Pemerintah Siap Melakukan Penguatan Terhadap Sektor Ekonomi Syariah

Kepada para calon yang berniat menggugat hasil pilkada, ia meminta agar mereka mempersiapkan data-data yang diperlukan dari sekarang.

Mahfud juga menceritakan pengalamannya sebagai hakim dan ketua Mahkamah Konstitusi. Menurut Mahfud, ada beberapa jenis gugatan hasil pemilihan ke Mahkamah Konstitusi.

Ada peserta yang menggugat lantaran meyakini menang dan terbukti, tetapi ada pula yang sekadar coba-coba.

Baca Juga :  Pendukung Jokowi di Jatim Dukung Ganjar, Relawan Puan Yakin Rekomendasi Tetap ke Puan

“Tahu kalau, tapi siapa tahu bisa menghubungi hakim, siapa tahu bisa menang, siapa tahu bisa memalsukan data-data yang mengecoh dan sebagainya, itu coba-coba,” kata dia.

Halaman:
‹‹   1   2   3   Baca Selanjutnya ›   ››   All