GROBOGAN.NEWS Umum Pantura

Dihantam Ombak Besar, Tanggul Pantai Sari Ambrol, Pemukiman Warga Tergenang Air Laut

Petugas gabungan dari BPBD bersama jajaran Satpol PP Kota Pekalongan melakukan tindakan tanggab bencana di lokasi Pantai Sari pasca dihantam gelombang besar. Foto : Istimewa

PEKALONGAN, GROBOGAN.NEWS – – Hantaman gelombang besar telah menghantam pesisir pantai di wilayah Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Sabtu (12/12) lalu.

Tanggul laut Pantai Sari pun ambrok diterjang hantaman ombak, Akibatnya, puluhan rumah warga yang berada di tepi pantai terendam.

Tanggul laut Pantai Sari yang ambrol yakni di Kelurahan Panjang Baru, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan.

Setidaknya terdapat 3 titik tanggul yang jebol disepanjang 1080 meter tersebut. Sedianya tanggul jebol ini sudah terjadi sejak tiga hari yang lalu. Namun, terparah hari ini, Jumat kemarin (11/12).

Sekda Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih, pada awak media saat meninjau jebolnya tanggul, menjelaskan, akibat gelombang tinggi, tanggul sepanjang 1080 meter tersebut, 68 meter diantaranya kondisinya keropos. Tiga titik diantaranya jebol. Akibat jebolya tanggul ini, air gelombang laut melimpas ke pemukiman warga.

Baca Juga :  Kena Gejala Covid-19, Warga Diminta Tak Malu untuk Lakukan Pemeriksaan Medis

“Ini masih musim Angin barat. Karena tingginya gelombang ini (tanggul) memang tidak kuat. Bawahnya sudah lama rapuh. Ada tiga titik yang jebol dan total panjangnya 68 meter,” terang Sri Ruminingsih saat dikonfirmasi, Minggu (13/12), kemarin.

Sebelumnya, untuk mengantisipasi adanya limpasan gelombang tinggi ke pemukiman warga, Pemkot sudah mengupayakan meninggikan tanggul 30 sentimeter, setahun yang lalu. Namun, karena gelombang tinggi air laut, menjadikan tanggul jebol.

“Saat ini, upaya yang akan dilakukan sementara dengan menanggulangi secara darurat, agar ombak tidak langsung ke pemukiman warga dan bisa menahan dari ombak,” jelas Sri.

Sedangkan upaya jangka panjangnya, pihaknya telah mengajukan bantuan ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Di tahun 2021, propinsi akan memberikan anggaran RP 5 milyar. Namun, uang tersebut hanya bisa untuk tanggul sepanjang 400 meter dari 1080 meter tanggul di sepanjang Pantai sari Pekalongan.

Baca Juga :  Kabar Gembira !!! Sebanyak 2.554 Tenaga Kesehatan Segera Jalani Vaksinasi Covid-19

“Tahun 2021 dari propinsi anggaranya, lima milyar. Namun baru bisa 400 meter. Padahal panjangnya tanggul pantai sari 1080 meter,” jelasnya.

Akibat tanggul yang jebol, diakuinya berdampak pada warga sekitar yang bermukim disekitar tanggul.

“Jelas, berdampak kepada masyarakat, karena kondisi pemukimannya lebih rendah jadi airnya mengalir ke rumah warga. Belom ada warga yang mengungsi,” katanya.

Sementara itu, akibat jebolnya tanggul ini, pemukiman di Pantai dari tergennag air. Saat ini, ketinggian antara 10-30 centimeter. Namun saat terjadi gelombang tinggi, bisa lebih dari 50 centimeter.

BPBD Kota Pekalongan, Saminta, menyebut, warga yang terdampak diantara di RW 10 ada 220 KK, RW 9, ada 341 KK dan RW 6 ada 135 KK.

“Kita pantau terus cuaca. Air masuk ke rumah rata-rata 10-30 cm, tidak ada yang mengungsi,” jelas Saminta.

Baca Juga :  Kabar Gembira !!! Sebanyak 2.554 Tenaga Kesehatan Segera Jalani Vaksinasi Covid-19

Salah satu warga yakni Syahmat, menjelaskan tanggul jebol terjadi semalem (Kamis malam (11/12).

“Jebolnya tadi malam, tapi yang ambrol sudah 3 hari yang lalu,” katanya.

“Setelah jebol semalem, bila ada gelombang pasang, air melimpas ke pemukima warga. Kalau air datang, bisa mencapai lebih dari 50 centimeter masuk ke pemukiman,” tambahnya.Frieda