GROBOGAN.NEWS Umum Pantura

Seluruh Buku di Perpustakaan Daerah Kota Pekalongan Dilakukan Secara Bertahap

Ilustrasi penerapan disiplin protokol kesehatan di Perpustakaan Daerah Kota Pekalongan. Foto : Istimewa

PEKALONGAN, GROBOGAN.NEWS-Guna mencegah penularan virus corona atau Covid-19 diharuskan menegakan disiplin protokol kesehatan (prokes). Seperti layanan perpustakaan daerah Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kota Pekalongan yang tetap membuka layanan seperti biasanya.

Meskipun dilakukan secara terbatas, baik jumlah kunjungan, pembuatan kartu anggota, maupun layanan peminjaman atau pengembalian buku di masa pandemi Covid-19 ini.

Kepala Seksi Akuisisi, Pengolahan dan Layanan Pustaka di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Pekalongan, Junaenah menyampaikan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 tidak hanya dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat baik bagi pengunjung maupun petugas.

Baca Juga :  BNN Waspadai Adanya Pengedar Narkoba di KIT Batang

Namun juga dilakukan dengan sterilisasi buku di perpustakaan, dengan melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala.

“Sterilisasi buku di perpustakaan, kami lakukan berkala secara manual sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19, ketika buku selesai dipinjam atau dibaca oleh pemustaka,” ungkap Junaenah saat dikonfirmasi pada Sabtu (12/12).

“Selanjutnya, buku akan kami tempatkan di satu ruangan tertentu dan akan kami semprot dengan disinfektan sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19,” imbuh dia.

Baca Juga :  Fadia-Riswadi Segera Pimpin Kabupaten Pekalongan

Sterilisasi buku ini, lanjutnya, sudah dilakukan sejak layanan perpustakaan daerah Kota Pekalongan dibuka kembali pada awal bulan Juni lalu.

“Penyemprotan disinfektan dilakukan setiap dua sampai tiga hari sekali dengan jumlah buku tertentu. Hal ini untuk tetap menjaga kualitas buku agar tidak rusak,” tutur Junaenah.

Ia menilai, terkait jumlah pengunjung di masa pandemi Covid-19 yang mengalami penurunan, hal ini berdampak pada minat baca masyarakat yang juga menurun. Mengingat aktivitas pembelajaran para pelajar atau mahasiswa masih dilakukan secara daring (online).

Baca Juga :  Pandemi Covid-19, Biaya Umrah Naik Jadi Rp26 Juta

Sehingga, pihaknya juga menyediakan layanan koleksi digital melalui ipekalongan yang dapat digunakan sebagai bahan referensi bacaan online. Frieda