SEMARANG, GROBOGAN.NEWS-Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kembali menggecarkan razia penegakan disiplin protokol kesehatan di wilayahnya. Hal itu menjadi upaya Pemkot Semarang dalam memutus mata rantai penularan virus corona atau Covid-19.

Melalui jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang razia protokol digelar di di Jalan Pusponjolo, Semarang Barat, belum lama ini.

Hasilnya, sebanyak 45 orang berhasil diamankan lantaran tidak mengenakan masker.

Mereka yang melanggar pun mendapat sanksi beragam. Mulai dari penyitaan KTP, hukuman menyanyikan lagu kebangsaan, hukuman push up, dan menyapu jalanan. Mereka juga menjalano rapid test covid-19.

Pjs Walikota Semarang Tavip Supriyanto yang datang langsung memantau razia itu mengatakan, razia itu digelar Pemkot Semarang mengingat kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan utamanya memakai masker sudah mulai menurun.

“Oleh karena itu, mulai saat ini, kami gencarkan lagi razia protokol kesehatan. Kami juga mendorong Satpol PP agar terus edukasi ke masyarakat melalui duta perubahan perilaku,” terang Tavip di sela razia.

Tavip menambahkan, razia di jalan tersebut digelar mengingat dalam beberapa hari terakhir kemarin kasus aktif corona di Semarang barat meningkat.

Halaman:
1   2   All