GROBOGAN.NEWS Umum Magelang

Dua Wisatawan yang Akan Berkunjung ke Kawasan Candi Borobudur Terinfeksi Covid-19, Rapid Test Antigen Digencarkan

Ilustrasi Pelaksanaan rapid test antigen di TIC Kabupaten Magelang bagi para wisatawan  yang akan berkunjung di kawasan Candi Borobudur. Istimewa

MAGELANG, GROBOGAN.NEWS-Penegakan disiplin protokol kesehatan di Kabupaten Magelang terus digencarkan. Terlebih, menghadapi libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Di sisi lain, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang menggelar rapid tes antigen bagi wisatawan Candi Borobudur.

Kepala Bidang Pelayananan Kesehatan pada Dinkes Kabupaten Magelang, dokter Oktora Kunto Adi berkaata, dari rapid tes secara acak di Tourist Information Center (TIC) Borobudur, Kabupaten Magelang, Sabtu (26/12), dua wisatawan terindikasi positif Covid-19.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Tingkat Kesembuhan Pasien Corona di Kabupaten Magelang Tembus 5.456 Orang

Dalam pelaksanaannnya, para calon wisatawan yang menggunakan mobil pribadi diminta untuk menunjukkan surat keterangan rapid tes antigen.

Sedangkan, bagi calon pengunjung Candi Borobudur yang tidak bisa menunjukkan surat keterangan tersebut, diminta menjalani tes di tempat.

“Dua calon wisatawan yang terdeteksi positif Covid-19 tersebut berasal dari Bogor dan Bekasi,” terang dia, kemarin.

Ia menambahkan, pada tes rapid antigen tersebut pihaknya juga menemukan adanya seorang tenaga kesehatan dari Puskesmas Borobudur yang dinyatakan positif.

Baca Juga :  Terpapar Covid-19, Sebanyak 29 Warga Srumbung Dinyatakan Sembuh

Bagi calon wisatawan Candi Borobudur yang terindikasi positif Covid-19 tersebut langsung diminta pulang kembali ke rumahnya masing-masing, dan menjalani isolasi mandiri.

“Sedangkan bagi calon wisatawan yang dinyatakan negatif, diperbolehkan melanjutkan perjalanan,” ujarnya.

Kunto menjelaskan lebih detail, bagi calon wisatawan yang terindikasi positif Covid-19, selain diminta pulang, juga diberi surat keterangan hasil rapid tes antigen yang ditujukan ke masing-masing fasilitas kesehatan untuk dilakukan pemantauan.

Ia menambahkan, dalam rapid tes antigen tersebut pihaknya menargetkan sebanyak 100 orang calon wisatawan dan dilakukan gratis. F Lusi