GROBOGAN.NEWS Semarang

Tahun 2021, Sektor Pariwisata Diyakini Bangkit Kembali, Didongkrak Dana Hibah dari Pemerintah Pusat

Ilustrasi Wali Kota Semaranh Hendrar Prihadi saat memberikan keterangan kepada para awak media.

SEMARANG, GROBOGAN.NEWS-Pemerintah Kota Semarang menyatakan optimistis sektor pariwisata di daerah itu akan bangkit kembali pada 2021.

Selama pandemi Covid-19 sampai masa adaptasi kebiasaan baru, sektor pariwisata di seluruh daerah di Tanah Air, termasuk di Kota Semarang mengalami kelesuan karena adanya berbagai kebijakan pemerintah yang berdampak terhadap kunjungan wisatawan ke semua obyek wisata.

Akibat pandemi Covid-19, tahun ini sektor wisata cukup terpuruk dari segi kunjungan maupun perolehan pendapatan daerah dan devisa negara.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menegaskan dengan adanya penyaluran dana hibah dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ke sejumlah pelaku usaha pariwisata.

Baca Juga :  Program Pemberdayaan Lansia dengan Fokus Pemberdayaan Senam Tera Indonesia

Pihaknya berharap pariwisata di Kota Semarang dapat berangsur bangkit dari titik nadir, setelah terdampak pandemi virus Covid-19.

“Kami berharap dana hibah yang diberikan oleh pemerintah pusat itu dapat dimaksimalkan untuk mengangkat performance unit usaha di sektor wisata pada masa pandemi ini, terkhusus dalam melengkapi sarana pendukung protokol kesehatan,” terang Hendi sapaan akrab orang nomor satu di Kota Semarang, kemarin.

Dijelaskan oleh Hendi lebih detail, di Kota Semarang pasca fokus pada pengembangan sektor pariwisata berhasil mencatatkan sejumlah tren positif pertumbuhan ekonomi beberapa tahun terakhir.

Dengan laju pertumbuhan ekonomi 6,86% pada tahun 2019, Kota Semarang mampu menekan angka kemiskinan hingga titik terendah di angka 3,86%.

Baca Juga :  Penanganan Banjir Jangka Pendek Fokus Peningkatan Kapasitas Pompa

Tak hanya itu, Hendi berhasil mendorong angka investasi hingga titik tertinggi sebesar 36,5 triliun selama tahun 2019, melalui sumbangsih terbesar dari sektor pariwisata.

Sehingga dengan sejumlah capaian tersebut, Wali Kota Semarang tetap optimis menetapkan fokus pembangunan pada sektor wisata, meski terganggu oleh adanya pandemi covid-19.

“Kita ini belum mencapai finish dalam pembangunan sektor pariwsata di Kota Semarang. Maka meski kali ini kita masih ada dalam situasi pandemi, Insya Allah, Bismillah, nanti ekonomi di sektor pariwisata bisa kembali memuncak pada bulan Maret 2021,” tutur Hendi.

Baca Juga :  PPKM Berskala Mikro, Tim Polda Jateng Gencarkan Razia Tempat Hiburan Malam dan Rekreasi Keluarga

“Kita masih punya beberapa harapan terkait dengan sektor pariwisata di Kota Semarang. Salah satunya dengan menarik wisatawan di daerah yang crowded,” ungkapnya.

Untuk itu Hendi meminta kepada seluruh perlaku usaha pariwisata di Kota Semarang, untuk memaksimalkan pemanfaatan dana hibah dari pemerintah pusat, guna menyempurnakan penerapan protokol kesehatan.

“Dana hibah tersebut sebaiknya digunakan untuk meningkat performance usaha,” tekan Hendi.

“Dan di tahun depan kami juga siapkan bus amphibi serta jembatan kaca di Tinjomoyo untuk menjadi daya tarik baru. Sejumlah objek wisata milik Pemerintah Kota Semarang juga kita upayakan untuk bisa lebih siap,” imbuh dia. Kahlil Tama