GROBOGAN.NEWS Umum Nasional

Ini Harta Kekayaan Juliari Batubara, Tersangka Kasus Korupsi Bansos Covid-19

Juliari Batubara / tempo.co

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS – Menteri Sosial Juliari Batubara resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi bantuan sosial Covid-19.

Wakil Bendara Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) periode 2019-2024 itu diduga telah menerima suap terkait dana bantuan sosial Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek.

Sebenarnya, menjadi tersangka kasus korupsi, berapa jumlah harta kekayaan Juliari Batubara?

Berdasarkan laman harta kekayaan penyelenggara negara yang diakses melalui situs elhkpn.kpk.go.id, jumlah harta kekayaan yang dilaporkan Juliari pada 30 April 2020 untuk laporan periodik 2019 yakni sebesar Rp 47,18 miliar.

Baca Juga :  Usia 26 Tahun Diklaim Bukan Pemicu Terjadinya Kecelakaan Sriwijaya air, Lalu Apa?

Sumber kekayaan terbesar Juliari adalah harta tidak bergerak berupa aset dan bangunan yang tersebar di sejumlah lokasi, di antaranya Badung (Bali), Simalungun (Sumatera Utara), Bogor (Jawa Barat), dan Jakarta. Total ada 11 aset tanah dan bangunan yang dimiliki Juliari dengan nilai keseluruhan mencapai Rp 48.118.042.150 (Rp 48,11 miliar).

Untuk harta bergerak, Juliari melaporkan hanya memiliki satu alat transportasi yakni sebuah mobil Land Rover Jeep tahun 2008, senilai Rp 618.750.000 (Rp 618 juta).

Sementara harta bergerak lainnya yang dilaporkan Juliari senilai Rp 1.161.000.000, surat berharga senilai Rp 4.658.000.000, dan kas atau setara kasnya senilai Rp 10.217.711.716.

Baca Juga :  Pengamat Sebut Abu Bakar Ba’asyir Tak Seperti Dulu, Meski Bebas Tak Perlu Dikhawatirkan

Keseluruhan harta kekayaan yang dilaporkan Juliari yakni mencapai Rp 64.773.503.866 (Rp 64,77 miliar). Namun ia juga melaporkan memiliki utang sebesar Rp 17.584.845.719 (Rp 17,58 miliar), sehingga jumlah total harta kekayaannya adalah Rp 47.188.658.147 (Rp 47,18 miliar).

Dalam kasus dugaan korupsi yang menjeratnya, Juliari diduga telah menerima suap sebesar Rp 17 miliar yang berasal dari fee rekanan proyek bansos.

Besaran suap tersebut diterima Julairi dalam dua periode pelaksanaan paket Bansos sembako. Periode pertama, Juliari menerima Rp 8,2 miliar, sementara untuk periode kedua sekitar Rp 8,8 miliar. Daniel

Baca Juga :  Lima Orang Tahanan KPK Jalani Isolasi Mandiri di Wisma Atlet

 

Berita ini sudah dimuat di https://joglosemarnews.com/2020/12/jadi-tersangka-kasus-suap-bansos-covid-19-ini-harta-kekayaan-menteri-sosial-juliari-batubara-ternyata-sudah-punya-kekayaan-lebih-dari-rp47-miliar/