GROBOGAN.NEWS Solo

Warga Blora ini Tiba-tiba Tertimpa Pohon Angsana Yang Ambruk Diterjang Angin Kencang Saat Melintas di Jalan Raya Sragen-Solo

Kondisi pengendara motor yang tertimpa pohon besar di Nguwer, Sidoharjo, Sragen, Minggu (22/11/2020) siang. Foto/Wardoyo

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS –- Seorang pengendara Nur Kholis Setyawan (29) warga Dukuh Kedung Paron RT. 01 RW 03, Desa Getas, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora itu mendadak tertimpa pohon angsana di tepi jalan di wilayah Sidoharjo, Minggu (22/11/2020) siang.

Sebelum pohon tersebut ambruk dan menimpa seorang pemotor, angin kencang menerjang wilayah Sidoharjo.

Pemotor bernama Nur Kholis Setyawan (29) warga Dukuh Kedung Paron RT. 01 RW 03, Desa Getas, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora itu mendadak tertimpa pohon angsana di tepi jalan, tepatnya di jalan raya Sragen-Solo tepatnya di wilayah Duyungan, Sidoharjo.

Baca Juga :  Diam-diam Kasus Positif Covid-19 di Sukoharjo Sudah Tembus 5.342 Kasus

Pohon berukuran besar itu menimpa korban berikut motornya yang membawa bronjong. Data yang dihimpun di lapangan, insiden itu terjadi pukul 12.05 WIB.

Kejadian bermula ketika korban sedang mengendarai motor dari Ngawi hendak menuju Kalijambe. Begitu melintas di Nguwer, Duyungan tiba tiba ada angin berhembus kencang.

“Terjangan angin kencang mengakibatkan sebuah pohon angsana yang berdiameter 50 cm roboh. Saat bersamaan korban sedang melintas di bawahnya sehingga tertimpa pohon,” ujar Kalakhar BPBD Sragen, Sugeng Priyono kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (22/11/2020).

Baca Juga :  Angka Positif Covid-19 di Sukoharjo Masih Tinggi, Masyarakat Diminta Terus Terapkan Protokol Kesehatan

Melihat ada korban tertimpa pohon, warga langsung melapor ke petugas dan membantu evakuasi. Akibat kejadian itu, sepeda motor korban rusak namun beruntung korban hanya luka ringan.

Selain menimpa korban, pohon berdiameter 50 sentimeter itu juga roboh melintang jalan. Hal itu memicu kemacetan arus kendaraan dari arah Solo maupun sebaliknya hingga setengah jam.

“Kerugian sekitar Rp 1,5 juta. Tadi ada 15 personel yang terlibat dalam evakuasi. Di antaranya BPBD, polri, TNI, perangkat desa Duyungan, Tagana, Poldes dan warga,” imbuh Sugeng.

Baca Juga :  Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Sukoharjo Naik 17 Kasus, Namun Ini yang Sembuh

Kapolsek Sidoharjo, AKP Agung Ari Purnowo mewakili Kapolres AKBP Yuswanto Ardi membenarkan kejadian itu. Ia menyampaikan seusai menerima laporan, tim langsung diterjunkan membantu evakuasi korban, pohon dan mengatur lalu lintas.

“Korban hanya mengalami luka ringan dan langsung ditangani Lantas,” tandasnya.

Setelah berjibaku hampir 35 menit, pohon bisa berhasil dievakuasi secara tuntas. Sehingga arus lalu lintas bisa kembali normal pukul 12.35 WIB. Wardoyo

Berita ini telah tayang di Joglosemarnews.com
https://joglosemarnews.com/2020/11/tragis-pemotor-bawa-bronjong-ditemukan-terkapar-usai-tertimpa-pohon-besar-di-nguwer-yang-ambruk-diterjang-angin-kencang-arus-lalu-lintas-sragen-solo-sempat-macet-setengah-jam