JAKARTA, GROBOGAN.NEWS — Pascaliburan panjang Oktober lalu, terjadi peningkatan kasus Covid-19. Fakta tersebut diakui oleh Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo.

Hanya saja, lonjakan yang terjadi tersebut masih dapat dikendalikan dan tidak lebih tinggi dibandingkan pada libur panjang bulan Agustus lalu.

Baca Juga :  Terjerat Kasus Suap, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Dikabarkan Resmi Tersangka

“Harus diakui bahwa terjadi peningkatan kasus selama libur panjang yang lalu. Namun, kalau dilihat angkanya masih bisa kita kendalikan. Artinya tidak lebih tinggi dibandingkan pada libur panjang bulan Agustus sebelumnya,” kata Doni usai rapat terbatas dengan Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/11/2020).

Baca Juga :  Pendukung Jokowi di Jatim Dukung Ganjar, Relawan Puan Yakin Rekomendasi Tetap ke Puan

Sejumlah peristiwa menurut Jenderal bintang tiga tersebut berkontribusi pada lonjakan Covid-19 pasca libur panjang Oktober lalu. Peristiwa itu terkait dengan aktivitas Imam Besar FPI Rizieq Shihab.

“Kegiatan-kegiatan kerumunan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Terutama di wilayah Bandara Soetta, di wilayah Kelurahan Petamburan, dan juga wilayah Slipi. Kemudian juga Tebet Timur, serta Megamendung,” katanya.

Baca Juga :  Catat Cara dan Syaratnya! Program Kartu Prakerja Gelombang 21 Sudah Dibuka

Peristiwa-peristiwa tersebut membuat penambahan kasus di Jakarta relatif tinggi dibandingkan, waktu-waktu sebelumnya. Dua hari lalu misalnya kasus Covid-19 di DKI mencapai 1.579.

Halaman:
1   2   All