SRAGEN, GROBOGAN.NEWS – Rapid test ternyata juga menambah jumlah kasus Covid-19 di Sragen kian terkuak. Diketahui, dalam beberapa hari terakhir, jumlah kasus Covid-19 di Sragen memang meningkat.

Lonjakan itu dipengaruhi oleh klaster keluarga, sekaligus juga disumbang oleh klaster rapid test.

Baca Juga :  Menggembirakan, Kasus Covid-19 di Sragen Hanya Tambah 6 Orang Saja

Dan salah satu klaster rapid test yang menonjol adalah dari kalangan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang akan bertugas di Pilkada 9 Desember mendatang.

“Iya, sebagian dari lonjakan itu adalah dari anggota KPPS. Ada sekitar 100an orang anggota KPPS yang reaktif saat rapid test serentak. Dan semua yang reaktif diminta menjalani swab test,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Tatag Prabawanto, Selasa (24/11/2020).

Baca Juga :  Baru Capai 40 Persen, Pemkab Sukoharjo Akhirnya Genjot Vaksinasi Covid-19

Petugas KPPS yang reaktif itu tersebar di beberapa wilayah kecamatan. Untuk yang hasil swab positif diwajibkan menjalani isolasi di Technopark.

Menurutnya, lonjakan kasus dalam beberapa hari terakhir juga disumbang oleh klaster keluarga. Saat ini, situasi di gedung Technopark Sragen memang penuh dan tengah diupayakan untuk penambahan kapasitas bed.

Baca Juga :  Polres Sragen Mulai Gelar Operasi Patuh Candi. Ini yang Perlu Diperhatikan!

Halaman:
‹‹   1   2   3   Baca Selanjutnya ›   ››   All