SRAGEN, GROBOGAN.NEWS – Usut punya usut, ternyata kasus lima orang PNS di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sragen, berasal dari salah seorang front office yang layatan saudaranya yang meninggal karena Covid-19.

Fakta baru itu terbuka pada Jumat (27/11/2020) kemarin. Karyawan front office tersebut habis layat pada awal bulan November 2020.

Baca Juga :  TKI  Korea  Asal Kalijambe Sragen Ini Meninggal, Jenazah Diterbangkan ke Kampung Halaman

“Awalnya R layat omnya yang meninggal positif. Kemudian ditracing, suaminya positif dan R kemudian juga positif.  Tanggal 10 November kemarin kebetulan R sempat ditugasi jadi petugas upacara bendera di halaman Setda. Dia bertugas membawa bendera bersama dua PNS perempuan lainnya. Yang satu ditracing dan dirapid nonreaktif. Tapi kemudian diswab hasilnya positif. Kalau yang satu negatif,” papar Kepala DPMPTSP Sragen, Tugiyono, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (27/11/2020).

Baca Juga :  Kasus Positif Covid-19 Menurun, Pemkab Sragen Tak Buru-buru Buka Objek Wisata

Tugiyono mengaku juga kaget dengan hasil swab pegawainya R yang kemudian dinyatakan positif. Sebab sebelum bertugas sebagai pembawa bendera, R merasa yakin dirinya sehat.

Namun saat dites suhu badannya sempat 39 derajat. Meski demikian R yang merasa tak apa-apa, tetap kekeh menunaikan tugasnya.

Baca Juga :  Ribuan Guru Honorer Sragen Terancam Gagal, Komisi IV DPRD: Bahaya Kalau Banyak yang tak Lulus dan Putus Asa

Halaman:
‹‹   1   2   3  

  Baca Selanjutnya ›   ››
  All