Berdalih Bosan dan Jenuh, Puluhan Pengungsi Gunung Merapi Nekat Pulang ke Rumah, Pemkab Magelang Tegaskan Pengungsi Harus Tunjukan Sikap Kearifan

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto. Foto : Istimewa
  • Bagikan

MAGELANG, GROBOGAN.NEWS– Semua orang pernah merasakan bosan. Namun, fenomena kebosanan yang dirasakan para pengungsi erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Magelang harus dilawan demi keselamatan para pengungsi.

Meski banyak orang merasa bosan ketika tidak ada yang bisa dikerjakan, Namun, kalau dipikir-pikir, perasaan bosan itu hal yang aneh jika dibandingkan keselamatan.

Baca Juga :  Capaian Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Magelang Capai 39,41 Persen

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto, menegaskan, diperlukan kearifan dan sikap mengalah menghadapi ketidakpastian Gunung Merapi. Terutama apabila gunung yang berada di perbatasan Jateng DIY ini tidak bisa ditahan lagi yakni erupsi.

Baca Juga :  Capaian Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Magelang Capai 39,41 Persen

“Mau tidak mau warga harus mengalah dan menyingkir dari zona bahaya,” kata dia saat dikonfirmasi menyikapi puluhan pengungsi yang nekat pulang ke rumahnya masing- masing, Jumat (27/11).

Edy menegaskan lebih detail, mengungsi merupakan hal yang tidak bisa ditawar-tawar lagi, apabila status Merapi naik menjadi

Baca Juga :  Capaian Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Magelang Capai 39,41 Persen

“Awas”. Pengosongan zona bahaya sesuai rekomendasi BPPTKG harus dipatuhi,” terang dia.

“Namun kami tetap berdoa, semua baik- baik saja dan aman,” harapnya.

  • Bagikan