Seorang Suami Tega Aniaya Istri hingga Tewas karena Terbakar Api Cemburu

Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka didampingi Kasatreskrim AKP Budi Santoso dan Kasubbaghumas IPTU Erdi Nuryawan saat konferensi pers dugaan kasus penganiayaan hingga korban meninggal dunia di Mapolres Batang, Jumat (27/11) kemarin. Foto : Istimewa
  • Bagikan

BATANG, GROBOGAN.NEWS-Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan bernama Rena Yulistianingsih (22) hingga tewas di Kabupaten Brebes pada Sabtu (21/11/2020) lalu terungkap.

Data yang dihimpun GROBOGAN.NEWS, tiga pelaku berhasil diringkus jajaran Satreskrim Polres Batang. Ironisnya, satu dari tiga pelaku yakni seorang pria berinisial DK (25) warga Desa Kemiri Timur, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, merupakan suami korban.

Baca Juga :  Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Tegal, Gus Yasin Minta Para Santri Berperan

Penyebab kasus penganiayaan ini diduga karena terbakar api cemburu. Para pelaku berdalih pernyebab korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang menimpanya.

Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka mengungkapkan, para tersangka, yakni DK (25), DS (27) warga Desa Tegalombo, Tersono dan MS (23) warga desa Madugowongjati Gringsing. Ketiganya berdalih melapor ke Polsek Limpung untuk melaporkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga :  Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Tegal, Gus Yasin Minta Para Santri Berperan

“Kronologis kejadian pada Sabtu tanggal 21 November 2020 sekira pukul 06.00 WIB, awalnya para pelaku melaporkan adanya perkara laka lantas dan korban sudah berada di RSU Limpung, kabupaten Batang,” ungkap Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka didampingi Kasatreskrim AKP Budi Santoso dan Kasubbaghumas IPTU Erdi Nuryawan saat konferensi pers di Polres Batang, Jumat (27/11) kemarin.

Baca Juga :  Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Tegal, Gus Yasin Minta Para Santri Berperan

“Setelah melakukan pengecekan dan olah TKP, petugas dari Polsek Limpung dan Laka lantas Satlantas Polres Batang berkoordinasi dengan Satreskrim tentang laporan dari para tersangka,” imbuh dia.

Menurut Kapolres, para petugas curiga tentang keterangan tersangka. Namun berkat kejelian petugas, dapat diketahui korban meninggal bukan karena kecelakaan lalu lintas melainkan adanya tindak pidana penganiayaan.

  • Bagikan