Forkopimda Kendal Bertamu ke Seluruh Paslon Pilkada, Seluruh Tahapan Penyelenggaraan Pilkada Patuhi Disiplin Prokes secara Ketat

Sekretaris Daerah Kendal Moh Toha, S.T, M.Si di sela-sela saat memimpin Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kendal mengunjungi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kendal yang akan ikut serta pada Pilkada 2020 mendatang, Rabu (25/11), kemarin. Foto : Istimewa
  • Bagikan

KENDAL, GROBOGAN.NEWS-Tahapan pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kendal 9 Desember 2020 terus bergulir. Dalam pelaksanaannya telah mematuhi disiplin protokol kesehatan secara ketat.

Pada Rabu (25/11) kemarin, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kendal mengunjungi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kendal yang akan ikut serta pada Pilkada 2020 mendatang.

Dengan tujuan menciptakan kondisi damai dalam pesta demokrasi, Pemerintah Kabupaten Kendal meminta kepada seluruh paslon untuk membantu dalam menciptakan suasana sejuk dan damai terutama dalam melaksanakan kampanye.

Baca Juga :  Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Tegal, Gus Yasin Minta Para Santri Berperan

Sekretaris Daerah Kendal Moh Toha, S.T, M.Si mengatakan pesan yang paling penting saat bersilaturahmi dengan para paslon adalah selalu mengingatkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Kita datangi semua paslon mengajak agar ikut serta menjaga kondusifitas dalam pelaksanaan pilkada nanti, tidak lain juga kita selalu ingatkan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam segala kegiatannya,” ujar Moh Toha.

Protokol Kesehatan menjadi fokus utama dalam pembicaraan ketika Forkopimda melakukan kunjungan, hal ini dikarenakan Pemerintah Kabupaten Kendal berusaha agar pada Pilkada Serentak yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 tidak menjadi cluster baru.

Baca Juga :  Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Tegal, Gus Yasin Minta Para Santri Berperan

KPU Kendal Terapkan Disiplin Prokes Secara Ketat
Diberitakan sebelumnya, KPU Kendal sedang mempersiapkan Debat Publik Pilkada Kendal 2020 putaran kedua.

Ketua KPU Kendal, Hevy Indah Oktaria mengungkapkan, tema debat yang akan diselenggarakan sebagai fasilitas bagi pasangan calon untuk memaparkan visi misi dan program-programnya kepada pemilh, sehingga pemilih yakin untuk bisa menentukan pilihannya.

Baca Juga :  Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Tegal, Gus Yasin Minta Para Santri Berperan

“Meski demikian, KPU Kendal meminta maaf tidak bisa mengakomodir semua pertanyaan dari masyarakat untuk ditanyakan kepada para pasangan calon, karena terbatasnya durasi waktu yang ada,” terang dia.

Sehingga, lanjut Hevy, tim penyusun dalam menyusun pertanyaan berdasarkan apa yang benar-benar menjadi isu aktual di Kabupaten Kendal. Menurutnya, dari penyelenggaraan debat pertama, evaluasinya tidak begitu banyak.
Karena pada dasarnya pelaksanaan debat publik tersebut berjalan dengan baik dan lancar.

  • Bagikan