GROBOGAN.NEWS Umum Nasional

Akan Dilanjutkan di 2021, Warga Yang Sudah Terima Bansos Tak Boleh Menerima Lagi

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS – Kementerian Sosial (Kemensos) bakal melanjutkan program bantuan sosial tunai (BST) pada tahun 2021. Salah satu yang menjadi catatan, pemerintah akan melakukan validasi data calon penerima sebelum bantuan diberikan.

Validasi dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang belum menerima BST.

“Untuk penerima BST, saya minta dilakukan validasi ulang agar penerimanya tidak orang yang itu-itu saja. Masih banyak yang membutuhkan,” ujar Menteri Sosial Juliari P Batubara seperti dikutip dari setkab.go.id yang melansir laman kemsos.go.id, Jumat (20/11/2020).

Baca Juga :  Menteri Agama Gelar Pertemuan Dengan Uskup Agung Di Gereja Katedral Jakarta

Selain itu, perpanjangan program BST ini bertujuan untuk menjaga pemulihan ekonomi nasional terhadap sekitar 10 juta KPM di 34 provinsi. Untuk program BST tahun 2021 ini, pemerintah telah menyiapkan anggaran hingga sebesar Rp12 triliun.

Tak hanya bansos tunai, program bantuan sosial berupa pangan dan sembako juga akan turut diperpanjang di tahun 2021 dengan sasaran 18,8 juta KPM. Jumlah anggaran yang disiapkan untuk bantuan sosial sembako ini mencapai Rp45,12 triliun.

Baca Juga :  Sudah Diproteksi Lebih Ketat, Ternyata Angka Anak Terpapar Covid-19 di Depok Ini Tetap Tinggi, Angkanya Capai 15 Persen

Warga Bisa Mengajukan Diri

Mensos Juliari menambahkan, keputusan memperpanjang sejumlah program bantuan sosial ini sekaligus sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya akibat terdampak pandemi Covid-19 ini.

Sementara, untuk masyarakat yang merasa membutuhkan bantuan dan selama ini belum pernah menerima bansos, khususnys yang terdampak pandemi, Juliari berpesan agar mengajukan diri ke pemerintah daerah untuk dilakukan pendataan terlebih dahulu. “Apabila ada yang merasa belum pernah dapat apa-apa (bansos) sama sekali datang ke dinas sosial atau kantor kecamatan. Sampaikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemerintah Akan Perpanjang PPKM  Jawa-Bali  2 Minggu Lagi! Ini Sebabnya

Dengan adanya peran aktif masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial untuk melaporkan diri ke petugas daerah, imbuhnya, maka bantuan bisa diberikan sesuai dengan kriteria dari pendataan yang dilakukan.

“Insyaallah melalui pemerintah daerah kita bisa memberikan bantuan, nanti tinggal dilihat saja bentuknya apakah tunai, apakah barang, apakah nontunai nanti akan disesuaikan,” pungkas Juliari. Daniel

Berita ini sudah dimuat di https://joglosemarnews.com/2020/11/bansos-tunai-dilanjutkan-di-tahun-2021-penerima-akan-divalidasi-ulang-mensos-penerimanya-tidak-orang-itu-itu-saja/