Bansos Tunai Akan Dilanjutkan di Tahun 2021: Anggaran Rp12 Triliun, Penerima Bakal Divalidasi Ulang

Menteri Sosial Juliari P Batubara saat kunjungan kerja di Jawa Tengah, Jumat (21/11/2020). Foto: Humas Kemsos via setkab.go.id
  • Bagikan

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) telah memutuskan untuk melanjutkan program bantuan sosial tunai (BST) di tahun 2021. Kendati pemberian bantuan dilanjutkan, penerima dimungkinkan akan berbeda.

Adanya perbedaan penerima bantuan itu dikarenakan pemerintah akan melakukan validasi ulang terhadap data calon penerima bantuan. Hal ini dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang belum menerima BST.

Baca Juga :  Tragis. Siswi Kelas 1 SMK Meninggal Dunia Usai Digilir oleh 12 Orang. Alat Vitalnya Sampai Bengkak, Pelaku Pertama Ternyata Malah Pacarnya

“Untuk penerima BST, saya minta dilakukan validasi ulang agar penerimanya tidak orang yang itu-itu saja. Masih banyak yang membutuhkan,” ujar Menteri Sosial Juliari P Batubara seperti dikutip dari setkab.go.id yang melansir laman kemsos.go.id, Selasa (24/11/2020).

Baca Juga :  Satu dari 7 Saksi Kasus Korupsi Perum Perindo Tewas di Ruang Sidang Kejagung

Selain itu, perpanjangan program BST ini bertujuan untuk menjaga pemulihan ekonomi nasional terhadap sekitar 10 juta KPM di 34 provinsi. Untuk program BST tahun 2021 ini, pemerintah telah menyiapkan anggaran hingga sebesar Rp12 triliun.

Baca Juga :  Koalisi Kebebasan Akademik Tolak UNJ Hadiahkan Gelar Doktor Honoris Causa untuk Ma’ruf Amin

Tak hanya bansos tunai, program bantuan sosial berupa pangan dan sembako juga akan turut diperpanjang di tahun 2021 dengan sasaran 18,8 juta KPM. Jumlah anggaran yang disiapkan untuk bantuan sosial sembako ini mencapai Rp45,12 triliun.

Warga Bisa Mengajukan Diri

  • Bagikan