Gegara Uga-ugalan Ngeblong Bangjo di Sragen, Sopir Bus Sugeng Rahayu Terancam 4 Tahun

1107 tabrakan
ilustrasi tabrakan / pixabay
  • Bagikan

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS Gara-gara ngeblong tiga barikade penyekatan dan bangjo di pos lantas Sragen Kota pada Minggu (22/7/2021) pagi, sopir bus Sugeng Rahayu W 7063 UZ, resmi tersangka.

Sopir bernama R Setyawan (37) asal Selomerto, Wonosobo itu terancam 4 tahun penjara akibat ulah ugal-ugalannya tersebut.

Akibat kelakuannya itu, bus menggasak mobil pikap hingga ringsek dan tiga orang mengalami luka. Penetapan tersangka disampaikan Kasatlantas Polres Sragen, AKP Ilham Syafriantoro Sakti melalui Kanit Laka Ipda Irwan Marvianto, Jumat (3/9/2021).

Baca Juga :  Habis Tabrak dan Lindas Pemotor Hingga Tewas di Sragen, Sopir Truk Malah Coba Kabur!

Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , ia menyampaikan pengemudi Sugeng Rahayu memang sudah ditetapkan tersangka berdasarkan hasil gelar perkara.

“Pengemudi kita tetapkan tersangka. Kita jerat dengan pasal 311 ayat 3 UU LLAJ. Pelanggarannya akibat kelalaiannya mengakibatkan orang lain luka ringan. Ancaman hukumannya maksimal 4 tahun penjara,” paparnya.

Ipda Irwan menguraikan ada poin pelanggaran fatal yang memberatkan pengemudi. Pertama ulah nekatnya menerobos tiga barikade penyekatan di jalan Raya Sukowati.

Padahal barikade dipasang sebagai pemberitahuan bahwa di lokasi tersebut ada pemberlakuan PPKM dan saat kejadian jalur memang masih ditutup 24 jam.

Baca Juga :  Di Sragen, Sehari Hanya Ada Tujuh Kasus Positif dan Seorang Meninggal

“Poin kedua yang sangat fatal sekali adalah melambung di jalur sebelah kanan, mengambil jalur lawan sehingga akhirnya menerobos lampu merah di simpang empat pasar kota. Akhirnya kendaraan dari arah selatan yang mau menyebrang ke utara berpapasan di tengah akhirnya terjadi kecelakaan,” terang Ipda Irwan.

Setelah berstatus tersangka, pengemudi bus ditahan dan diamankan di Polres Sragen. Penahanan dilakukan sambil menunggu perkembangan proses pemberkasan oleh penyidik serta petunjuk pimpinan.

Baca Juga :  Nestapa Balita Adi Saputra, Ayah Ibunya Tewas Kecelakaan dengan Truk di Sragen

Sebelumnya dari pengakuan pengemudi Bus Sugeng Rahayu, aksi ugal-ugalan itu dilakukannya dalam kondisi sepenuhnya sadar.

Pihak kru bus sebenarnya juga sudah mengingatkan ke sopir. Akan tetapi imbauan itu ternyata tak digubris dan sopir masih nekat menabrak barikade dan ngeblong bangjo.

“Waktu diingatkan kru jangan ngeblong, sopir malah sempat mengatakan oh nggak papa,” imbuh Irwan.

Pengemudi juga mengaku sengaja menerobos barikade dan nekat lewat jalur lawan karena saat kejadian memang kondisi jalur sepi.

Halaman:
1   2   Show All

  • Bagikan