Setelah 19 Tahun, Hambali, Otak Bom Bali  Disidang di AS

0109 hambali
Hambali / tempo.co
  • Bagikan

CIANJUR, GROBOGAN.NEWS – Setelah 19 tahun berlalu, otak kasus bom bali tahun 2002 silam, Hambali alias Encep Nurjaman alias riduan Isomudin menjalani pengadilan di Amerika Serikat (AS).

Dikabarkan bahwa persidangan tersebut berlangsung selama lima jam. Hambali sempat meminta ada pengacara perwakilan dari Indonesia, karena dia didampingi pengacara asing dan Malaysia.

Baca Juga :  Kasus Suap Mantan Penyidik KPK, Robin Pattuju Berkali-kali Bawa Tas Penuh Uang dari Rumah Azis Syamsudin

Pihak keluarga Hambali di Cianjur sendiri sudah mendengar kabar persidangan tersebut. Informasi yang sampai ke pihak keluarga, kasus Hambali disidangkan pada 30 Agustus 2021.

Keluarga di Cianjur berharap yang terbaik untuk Hambali. Mereka hanya bisa menunggu informasi lebih lanjut mengenai jalannya persidangan tersebut.

Baca Juga :  Gegara Cemburu, Pemuda Asal Medan Tega Siram Kekasihnya dengan Air Keras Hingga Tewas

“Dalam percakapan tatap muka terakhir melalui video yang difasilitasi ICRC, yang berangkat ke Jakarta adalah keponakannya. Jadi kami tak mengetahui persis bagaimana situasi terakhir di sana,” kata Kankan Abdul Kodir (42), adik Hambali di Cianjur, Senin (1/9/2021).

Baca Juga :  UU ITE Jadi Dasar Luhut dan Moeldoko Laporkan Aktivis ke Polisi

Kankan mengaku menerima informasi persidangan tersebut dari beberapa rekan tim pengacara yang sempat berkomunikasi dengannya.

Menurutnya situasi pandemi Covid-19 membuat pihak ICRC yang memfasilitasi komunikasi melalui video dibatasi.

Halaman:
1   2   Show All

  • Bagikan