Pemerintah Perpanjang Lagi PPKM Level 4 Sampai 9 Agustus, Ini Sebabnya

Airlangga
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam event Peluncuran Laporan Bank Dunia (World Bank) “Pathways to Middle-Class Jobs in Indonesia” secara virtual di Jakarta, Rabu (30/6/2021).IST
  • Bagikan

SOLO, GROBOGAN.NEWS – Sejak perpanjangan PPKM level 4 sampai 2 Agustus, kondisi secara umum sudah membaik. Namun pemerintah masih memperpanjag lagi sampai 9 Agustus mendatang.

Pasalnya, kondisi masih bersifat fluktuatif dan dinamis, sehingga belum memungkinkan pembatasan-pembatasan itu dicabut secara total.

Demikian disampaikan oleh Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto.

Baca Juga :  Pemerintah Siap Melakukan Penguatan Terhadap Sektor Ekonomi Syariah

Sejumlah indikator sudah menunjukkan perbaikan, namun menurut Airlangga, kondisi ini masih belum sampai pada tahap yang aman untuk langsung mencabut pembatasan mobilitas atau kegiatan masyarakat.

Airlangga menjelaskan, pemberlakuan PPKM Level 4 hingga 2 Agustus kemarin, memang sudah membuahkan hasil, namun dalam skala yang belum maksimal.

“Perbaikan di skala nasional mulai terlihat, misalnya dalam hal konfirmasi kasus harian, tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan dan persentase Bed Occupancy Rate (BOR),” beber Airlangga Hartarto, sebagaimana dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews.

Dijelaskan, selama periode PPKM 26 Juli hingga 2 Agustus, rata-rata harian indikator pengendalian Covid-19 di tingkat nasional mengalami perbaikan dibandingkan pada PPKM periode sebelumnya (21-25 Juli 2021). Rinciannya sebagai berikut:

Baca Juga :  UU ITE Jadi Dasar Luhut dan Moeldoko Laporkan Aktivis ke Polisi

 

 

 

 

 

 

 Periode 21-25 JuliPeriode 26 Juli – 2 Agustus
Rata-rata konfirmasi kasus harian 

43.289 kasus

 

37.037 kasus

Tingkat Kasus Aktif18,38%16,41%
Tingkat Kesembuhan79,01%80,86%
Positivity-Rate26,27%24,66%
Rata-rata BOR s.d. 1 Agustus 2021 

71,26%

 

64,06%

 

Halaman:
1   2   Show All

  • Bagikan