Pandemi Covid-19 Berdampak pada Menyusutnya Jumlah OTT KPK, Ini Sebabnya

0406 alexander marwata
Alexander Marwata / tempo.co
  • Bagikan

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS – Pandemi Covid-19 ternyata tidak hanya berdampak pada bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi semata.

Namun, jumlah operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun mengalami penurunan cukup signifikan.

Baca Juga :  Duh, Pengumuman Hasil Seleksi Guru PPPK Ditunda. Tapi Kemdikbud Janji Tak Akan Rugikan Peserta

Hal itu diakui benar oleh Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata. Penyebabnya, menurut Marwata, karena jumlah sumber daya manusia (SDM) yang jumlahnya berkurang sebagai dampak dari PPKM.

Di samping itu, kata dia, OTT bisa dilakukan karena kecerobohan pelaku berkomunikasi dan melakukan transaksi.

Baca Juga :  Pendukung Jokowi di Jatim Dukung Ganjar, Relawan Puan Yakin Rekomendasi Tetap ke Puan

“OTT ini tergantung pada kecerobohan pengguna hape itu, ketika mereka tidak hati-hati menggunakan hape, mereka kelepasan ngomong, kemudian bisa diikuti,” kata Alex di kantornya, Selasa (24/8/2021).

Dia mengatakan para koruptor juga belajar menghindari agar tidak terdeteksi. Dia bilang mereka belajar dari praktek-praktek yang diungkap di persidangan.

Baca Juga :  Kasus Suap Mantan Penyidik KPK, Robin Pattuju Berkali-kali Bawa Tas Penuh Uang dari Rumah Azis Syamsudin

“Sehingga mereka lebih hati-hati melakukan percakapan atau menggunakan hape untuk transaksi,” kata dia.

Halaman:
1   2   Show All

  • Bagikan